Berita Kriminal
Guru Ngaji Dijambret, Tas Berisi Alquran Dibawa Kabur Dua Pemuda, Aksinya Terekam CCTV
Setelah melewati korban mereka memutar arah, kemudian menghampiri korban yang saat itu di depan rumah murid ngajinya, dan membawa kabur tas miliknya.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seorang guru ngaji di Kota Semarang dijambret dua pemuda di Jalan Rejosari V Gang Buntu, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Senin (18/5/2020) sekira pukul 16.00.
Dalam rekaman kamera CCTV yang Tribunbanyumas.com terima, tampak dua pemuda mengendarai sepeda motor matik beat warna putih strip biru bernopol H 5085 JF itu melaju dari arah depan korban.
Setelah melewati korban mereka memutar arah, kemudian menghampiri korban yang saat itu di depan rumah murid ngajinya.
• Bantuan Sosial Kemensos Rp 600 Ribu Sudah Cair, Simak Cara dan Syarat Warga Semarang Mengambilnya
• Babak Baru Kasus Covid-19 di Banyumas, Achmad Husein: Sudah Masuk Tahap Transmisi Lokal
• Ketua RT Bacakan Surat Undur Diri, Disaksikan Relawan di Cilacap, Merasa Tak Layak Lagi Dapat PKH
• Warga Banyumas Dilarang Gelar Salat Idulfitri di Masjid, Ini Pertimbangan Bupati Achmad Husein
Korban saat itu sedang berdiri memegang sepedanya.
Di keranjang sepeda korban terdapat tas warna coklat.
Satu dari dua pemuda tersebut, turun dari motor lalu seperti hendak bertanya alamat kepada korban.
Korban sempat kaget atas kehadiran pemuda tersebut.
Lebih kaget lagi lantaran pemuda itu secara kilat menyambar tas miliknya.
Korban sempat mengejar pelaku namun tidak berhasil.
"Betul ada kejadian jambret tadi sore."
"Pelaku belum tertangkap, baru kami lakukan penyelidikan," terang Kapolsek Semarang Timur, Iptu Budi Antoro kepada Tribunbanyumas.com, Senin (18/5/2020) malam.
Dijelaskan Kapolsek, korban yakni Chalimma Ing Puji Ningsih (21), warga Jalan Rejosari Gumuk Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur.
Menurutnya, tas milik korban berisi Alquran, surat keterangan (Suket) KTP, kartu ATM, dan buku tabungan.
"Korban sudah melapor, kini para pelaku sedang kami buru," tandasnya. (Iwan Arifianto)
• 2.500 Petasan Hasil Sitaan Langsung Direndam Air, Kapolres Purbalingga: Mereka Jual Secara Online
• Polres Kebumen Bekuk Pengedar Obat Mercon Jelang Lebaran
• Diingatkan Agar Tidak Ambil Ikan Terlalu Banyak, Kedua Pelaku Tak Terima, Lukai Pasutri di Cilacap
• Jelang Lebaran, Pusat Pertokoan Makin Dipadati Warga Purbalingga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/guru-ngaji-semarang-dijambret.jpg)