Larangan Mudik 2020
Pemprov Jateng Mulai Bagikan Paket Sembako ke Jabodetabek, Ganjar: Semua Pasti Dapat
Untuk tahap pertama ini sembako dari Jateng itu, belum semua dari daftar yang menerima. Baru mereka yang ada di Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
Dari semua warga Jawa Tengah di Jabodetabek yang terdaftar itu, Ganjar memastikan semua mendapatkan bantuan.
Bantuan yang diberikan berupa bahan sembako dan bukan dalam bentuk uang.
"Bantuannya sembako, kalau uang kami khawatir dibelikan yang lain seperti rokok atau pulsa."
"Makanya kami fokus ke makan terlebih dahulu. Minimal mereka tenang karena di rumah ada makanan."
"Kalau itu bisa, maka apapun bisa dilakukan dan mudah-mudahan mereka tetap bisa survive," tegasnya.
Selain Jabodetabek, Ganjar juga akan memperhatikan warganya yang ada di daerah lain, termasuk mereka yang di luar Jawa atau luar negeri.
Beberapa yang sudah berkomunikasi, juga sudah direspon meskipun tidak terlalu bisa mengkover semuanya.
"Kami tetap berusaha respon meskipun tidak terlalu banyak. Kami tetap coba urus seoptimal mungkin," tutupnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Jateng di Jakarta, Wachyu Alamsyah menyatakan, bantuan paket sembako itu sudah dibagikan kepada masyarakat pada Sabtu (16/5/2020).
Untuk tahap selanjutnya, bantuan akan diberikan seusai Lebaran.
"Total yang sudah mendaftar dan terverifikasi ada sekira 28.000."
"Tahap pertama ini, 7.000 paket kami serahkan, sisanya nanti habis Lebaran," kata Alam.
Paket sembako yang dibagikan itu terdiri dari beras, sarden, kornet, minyak goreng, hingga kecap.
Untuk beras langsung dikirim dari Jawa Tengah.
Sementara kebutuhan lainnya, dibeli di Jakarta oleh PT Pos Indonesia. (Mamduh Adi)
• 23 ASN Disdikbud Purbalingga Terbukti Tidak Netral, KASN: Karir Mereka Terancam Tersendat
• Seusai Pejabat Pemkot Salatiga Positif Corona, Hasil Rapid Test Hari Ini: Dua ASN Berstatus Reaktif
• Bantuan Sosial Kemensos Rp 600 Ribu Sudah Cair, Simak Cara dan Syarat Warga Semarang Mengambilnya
• Tol Yogyakarta-Cilacap, Pemkab Minta Exit Tol Patimuan Dialihkan ke Kedungreja