Berita Cilacap

Tol Yogyakarta-Cilacap, Pemkab Minta Exit Tol Patimuan Dialihkan ke Kedungreja

Pemkab Cilacap menginginkan pintu exit tol Yogyakarta-Cilacap yang di Patimuan dialihkan ke Tambakreja, Kecamatan Kedungreja.

TRIBUN BANYUMAS/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Sekda Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP -  Pemkab Cilacap menginginkan pintu exit tol Yogyakarta-Cilacap yang di Patimuan dialihkan ke Tambakreja, Kecamatan Kedungreja. 

Itu disampaikan Sekda Kabupaten Cilacap Farid Ma'ruf kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (14/5/2020).

Rencana Pemerintah Pusat, pintu tol di Patimuan tersebut akan berada di Kalipucang, Pangandaran.

Cahyatun Terenyuh Bisa Semobil dengan Bupati Batang, Diantar Pulang Seusai Terima BST Kemensos

Tak Cuma Inspektur, Kepala Disnaker Purbalingga Juga Hadiri Deklarasi Relawan Bacalon Bupati

Geger di Dunia Maya, Sebungkus Biskuit Oreo Harganya Rp 269 Juta, Diklaim Punya Keistimewaan Ini

Bila Tidak Kejatah Bantuan Pemprov Jateng, Perantau Asal Cilacap Lapor Paguyuban di Jabodetabek

Menurut Farid, apabila pintu tol di Patimuan mengarah ke Pangandaran, Jawa Barat, justru akan menyulitkan Cilacap.

”Kalau di Tambakreja, Kedungreja kan lebih mudah."

"Baik itu misal ke Sidareja, Majenang, maupun lainnya,” ujar Farid kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (14/5/2020).

Kata Farid, terkait pembangunan Cilacap'>Tol Yogyakarta- Cilacap, akan ada tiga exit tol di Cilacap.

Yakni di Buntu, Jeruklegi, dan Patimuan.

Dari tiga exit tol tersebut, Pemkab Cilacap sudah menyetujui jalur exit tol di Jeruklegi dan Buntu.

Namun yang di Patimuan, pihaknya meminta jalur exit tol dialihkan ke Tambakreja, Kecamatan Kedungreja.

Farid menyampaikan, dari proses pembahasan pembangunan Cilacap'>Tol Yogyakarta- Cilacap tidak ada kendala.

Hanya mengenai opsi exit tol di Cilacap, Pemkab Cilacap tetap menginginkan exit tol di Patimuan itu di Tambakreja, Kedungreja.

”Namun hal ini perlu pembahasan lebih lanjut karena Pemerintah Pusat kekeh tetap exit tol di Patimuan mengarah ke Kalipucang, Pangandaran,” terangnya.

Lebih lanjut lagi, Farid mengungkapkan, di Cilacap juga akan dibangun rest area, jadi tidak hanya exit tol.

”Kami punya lahan 80 hektare di Kecamatan Bantarsari."

"Bisa dibuat rest area. Rest area itu kan dari exit tol minimal 10 kilometer."

"Kalau di Bantarsari kan lebih 10 kilometer dari exit tol,” imbuhnya. (Muhammad Yunan Setiawan)

Update Corona Jateng, Kamis 14 Mei: Tembus 1.108 Kasus, Lebih Dominan Pasien Positif Corona

ASN Pemkot Salatiga Positif Corona, Disiapkan Sanksi Pegawai Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Kami Sudah Keluarkan 7.618 Teguran Pelanggaran Lalu Lintas di Jateng, 20 Hari Operasi Ketupat Candi

Cuma Diberi Rp 200 Ribu Tiap Warga, BLT Dana Desa di Purbasari Purbalingga, Begini Alasan Kades

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved