Breaking News:

Teror Virus Corona

Virus Corona Diprediksi Tidak Akan Mati, Masyarakat Harus Beradaptasi Dengan Keadaan Normal Baru

Wabah virus corona yang menyebar di seluruh dunia selama hampir lima bulan ini telah mengubah banyak hal dalam kehidupan warga di seluruh negara.

TRIBUN BANYUMAS/DHIAN ADI PUTRANTO
Para calon penumpang menanti kereta api di ruang tunggu Stasiun Tawang Semarang, Rabu (8/4/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Wabah virus corona yang menyebar di seluruh dunia selama hampir lima bulan ini telah mengubah banyak hal dalam kehidupan warga di seluruh negara.

Masifnya penyebaran virus penyebab Covid-19 ini membuat WHO akhirnya menetapkan status pandemi global virus corona.

Pemerintah semua negara pun mengambil sejumlah langkah untuk menangani penyebaran virus corona.

Langkah yang diambil di antaranya melakukan pembatasan pergerakan warga dan menutup akses keluar-masuk dari negara lain.

Kartu Pra Kerja Kembali Digunjing Netizen Karena Biaya Pelatihan Instal Windows Sebesar Rp 260 Ribu

Jadon Sancho Bisa dengan Mudah Abaikan Manchester United demi Gabung Liverpool

Larang Kunjungan Idul Fitri dan Pastikan Tunda Keberangkatan Ibadah Haji, MUIS: Umat Harus Patuh

Sudah Punya Istri dan Dua Anak, Pernikahan Daniel Mananta Selalu Adem Ayem, Ini Rahasianya

Dampak yang muncul pun mulai dirasakan.

Tak hanya terkait dengan kesehatan, tetapi juga ekonomi.

Melansir dari BBC, Jumat (8/5/2020), pengangguran di Amerika Serikat disebutkan mencapai 33,3 juta orang atau sekitar 20 persen dari semua tenaga kerja di AS.

Pengangguran ini terjadi akibat gelombang PHK di AS selama pandemi virus corona.

Di Indonesia pun kondisinya hampir sama.

Diberitakan Kompas.com, 2 Mei 2020, Wakil Ketua Umum Kadin Suryani Motik mengatakan, berdasarkan data yang ia miliki, jumlah pengangguran sudah bertambah lebih dari 10 juta karena dampak Covid-19.

Halaman
1234
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved