Teror Virus Corona

Dinkes Jateng: Makin Tinggi Justru Makin Cepat Putus Mata Rantai Kasus Covid-19

Angka kasus virus corona di Jawa Tengah hingga saat ini sudah mencapai angka di atas 1.000 kasus dan terus bertambah dari hari ke hari.

ANTARA FOTO/Aji Styawan.
TINJAU FASILITAS - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Yulianto Prabowo (kanan) didampingi Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang Arianti, meninjau fasilitas untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/1). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Angka kasus virus corona di Jawa Tengah hingga saat ini sudah mencapai angka di atas 1.000 kasus dan terus bertambah dari hari ke hari.

Berdasarkan pantauan Tribunbanyumas.com, di website corona.jatengprov.go.id pada Jumat (15/5/2020) pukul 18.06, kasus virus corona di Jawa Tengah saat ini mencapai 1.132 kasus.

Dengan rincian 591 dinyatakan positif corona dan dirawat, 458 sembuh, dan 83 meninggal.

Merespon angka kasus virus corona semakin meningkat, Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo menjelaskan, itu karena gerak cepat tim memutus mata rantai penularan.

KABAR BAIK di Batang, Bupati Umumkan Delapan Pasien Sembuh Hari Ini

Tiap Hari Masih Saja Ada Pengendara Motor Bandel, Tidak Gunakan Masker Saat Masuk Semarang

Dua Bocah Ini Beli Miras, Uang Hasil Curi Kotak Amal Masjid Zulfikar Noor Tegal

Innalillahi, Empat Bocah Tewas Mengapung di Kolam Ikan, Warga Dayeuhluhur Cilacap

"Justru banyak ditemukan ini adalah upaya bagaimana akan memutus rantai penularan, lalu juga membuat yang sembuh itu semakin banyak."

"Kalau kami melihat prosentase dari semua kasus positif Covid-19, yang sembuh adalah 40,46 persen."

"Ini cukup tinggi jika dibanding minggu-minggu sebelumnya," kata Yulianto kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (15/5/2020).

"Lalu yang masih dirawat, sekira 52,17 persen. Harapannya yang dirawat ini juga akan sembuh semuanya."

"Lalu yang meninggal semakin turun prosentasenya, yaitu 7,36 persen," tuturnya.

Yulianto menjelaskan, semakin banyak dilakukan deteksi dini maka akan semakin baik.

Sebab dengan upaya preventif sedari awal, penanganannya tidak akan terlambat.

"Semakin kami mencari, melakukan deteksi dini, itu semakin baik agar kasus yang ditemukan itu tidak terlambat di dalam penanganannya."

"Sehingga bisa dilihat angka kesembuhannya semakin meningkat," kata Yulianto.

Dia menjelaskan, berbagai upaya deteksi dini tersebut meliputi pemeriksaan kepada semua orang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Teror Virus Corona
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved