Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Guru Ngaji Mestinya Diberi Bantuan Sosial, Ini Alasan DPRD Jateng

Para guru ngaji dan sebagainya itu turut membantu pemerintah dalam menenangkan masyarakat menghadapi situasi seperti saat ini.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI PRIBADI M HENDRI WICAKSONO
Sekretaris Komisi C DPRD Jateng, M Hendri Wicaksono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dampak pandemi virus corona (Covid-19) mengakibatkan kegiatan peribadatan di tempat-tempat ibadah, mandek.

Seperti para mubalig, guru ngaji, guru madrasah, kiai di kampung-kampung, dan marbot masjid yang biasanya mendapatkan imbalan seadanya atau seikhlasnya, kini harus rela tak berpenghasilan.

Mereka dinilai perlu tercatat sebagai penerima bantuan sosial akibat pandemi Covid-19.

Saya Ikhlas Kembalikan BLT Rp 600 Ribu Ini, Bupati Banyumas: Ini Benar-benar Luar Biasa

Dedy Yon Masih Pikir-pikir, Gubernur Jateng Usulkan Denda Bagi Warga Tegal Tak Gunakan Masker

Daripada Mangkrak, Taman Wisata Disulap Jadi Tempat Karantina Pemudik di Banyumas

PSBB Tahap Kedua Diberlakukan, Wali Kota Tegal: Berlangsung Hingga 20 Mei

Anggota DPRD Jateng, M Hendri Wicaksono menuturkan, para guru ngaji dan sebagainya itu turut membantu pemerintah dalam menenangkan masyarakat menghadapi situasi seperti saat ini.

"Sejauh ini mereka sudah banyak berkontribusi bagi banyak pihak."

"Mulai dari memberikan pemahaman soal ibadah, hingga seterusnya," kata Hendri kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (7/5/2020).

Sekretaris Komisi C DPRD Jateng itu menuturkan, Pemprov Jateng telah menyampaikan anggaran sekira Rp 2,20 triliun.

Itu sudah termasuk Rp 20 miliar realokasi anggaran yang dilakukan DPRD Jateng, dalam penanganan virus corona.

Dengan perincian, sekira Rp 600 miliar untuk penanganan kesehatan, dan sekira Rp 1,3 triliun untuk penanganan dampak sosial dan ekonomi.

Legislator dari Fraksi PKB itu menegaskan, guru ngaji selama ini memberi sumbangsih kepada masyarakat tanpa meminta gaji dan imbalan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved