Breaking News:

Liga 2 2020

Nasib Liga 2 2020 Belum Jelas, Manajer PSCS Cilacap Ajukan Tiga Saran Ini

Manajer PSCS Cilacap, Bambang Tujiatno mengatakan, telah memberikan tiga saran kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) berkait kompetisi Liga 2 2020.

TribunBanyumas.com/Yunan Setiawan
DOKUMENTASI - Pelatih Jaya Hartono berdiskusi dengan manajer PSCS, Bambang Tujiatno, usai sesi latihan PSCS, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 masih belum jelas hingga saat ini.

Hal diketahui dengan tidak adanya tanda-tanda pencabutan status darurat bencana wabah virus corona.

Sehingga kompetisi liga di Tanah Air ini masih dihentikan dalam waktu yang belum ditentukan.

Ombudsman Soroti Netralitas ASN Disdikbud Purbalingga, Siti Farida: Mirip Kasus di Sukoharjo

Awas Lagi Marak, Kasus Penculikan Anak di Kota Tegal, Pelaku Gunakan Sepeda Onthel

Update Corona Cilacap, 6 Mei: 80 PDP Negatif, 1.386 Selesai Pantau

Pengguna Sabu Banting Setir Jual Pil Hexymer, Sasar Remaja dan Anak Jalanan di Kebumen

Dihubungi Tribunbanyumas.com, Rabu (6/5/2020), Manajer PSCS Cilacap, Bambang Tujiatno mengatakan, telah memberikan tiga saran kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Tiga saran yang diberikan, kata Bambang, yang terangkum itu sebagai berikut.

Pertama, manajemen PSCS Cilacap menyarankan kompetisi 2020 dihentikan apabila ada perpanjangan lagi terkait status darurat virus corona.

Kedua, apabila kompetisi dihentikan total dan dilanjutkan pada 2021, pada kompetisi 2021 komposisi pemain setiap klub sama dengan tahun ini.

Sehingga tidak ada perpindahan pemain.

Ketiga, PT LIB tetap membayarkan dana subsidi kepada klub untuk membiayai operasional klub.

Sehingga klub bisa meminimalisir kerugian.

Menurut Bambang, tiga saran itu telah ia kirimkan kepada PT LIB.

Bambang juga berpendapat, jika sampai pada Juli 2020 kompetisi liga masih dihentikan, lebih baik PSSI memutuskan menghentikan total kompetisi.

Hal itu berkaitan dengan efektivitas jadwal kompetisi.

Selain itu, Bambang juga menyarankan apabila kompetisi 2020 dihentikan, pada kompetisi 2021 tidak perlu mengubah format grup lagi.

"Kami tinggal menunggu hasil keputusan PT LIB dan PSSI," pungkas Bambang. (Muhammad Yunan Setiawan)

Enam Kecamatan di Batang Berstatus Zona Merah, Bupati Wihaji: Total 10 Pasien Positif Corona

Unnes Buka Jalur Masuk Mandiri Prestasi, Simak Syarat Pendaftarannya

Seorang ABK KM United XVII Meninggal, Warga Asal Adipala Cilacap Sempat Mengeluh Sakit Tipus

Sempat Berstatus Nol Kasus Covid-19, Brebes Mendadak Berzona Merah

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved