Breaking News:

Berita Teknologi

Makin Sulit Tutup Biaya Operasional, Layanan Video Streaming HOOQ Resmi Setop 30 April

Secara keseluruhan, HOOQ tidak dapat bertumbuh secara memadai dan meraih profit berkelanjutan untuk menutupi biaya yang terus naik sehingga ditutup.

DOKUMENTASI HOOQ
ILUSTRASI Logo layanan video streaming HOOQ. 

Sementara menaikkan harga membuatnya makin tidak bisa bersaing dengan kompetitor.

HOOQ adalah layanan streaming video on demand (VoD) asal Singapura yang merupakan perusahaan patungan Sony Pictures, Warner Bros, dan Singtel.

Layanan yang hadir pertama kali pada Januari 2015 ini hadir di beberapa negara Asia.

Seperti Filipina, Thailand, India, Indonesia, dan Singapura.

Di Asia, HOOQ menjadi salah satu pemain video streaming yang berkompetisi dengan raksasa streaming global asal Amerika Serikat (AS), Netflix.

Namun, HOOQ tidak bisa bersaing dengan penyedia layanan serupa.

Di Indonesia, layanan HOOQ bisa dinikmati melalui aplikasi Android dan iOS.

HOOQ juga pernah menjalin kerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dalam layanan yang di-bundle dengan Indihome. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "HOOQ Resmi Ditutup 30 April"

Delapan Penumpang Mobil Travel Dinyatakan Positif, Dinkes: Hasil Rapid Test Warga Cimanggu Cilacap

Romli Wakili Tersangka Kasus Penolakan Jenazah Covid-19 Banyumas: Tolong Hukum Seringan-ringannya

Punya Riwayat Bepergian ke Purwokerto dan Ngawi, Pasien Covid-19 Meninggal di RSUD Kardinah Tegal

Kisah Heroik Gus Khayat, Taklukkan Penderita Gangguan Jiwa, Diajak Berobat ke RSI Banjarnegara

Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved