Senin, 13 April 2026

Berita Kesehatan

Miliki Efek Diuretik, Hindari Saja Minum Teh Saat Sahur

Masyarakat Indonesia kerapkali menjadikan minuman teh sebagai teman makan sehari-hari termasuk saat buka puasa dan sahur ketika telah Ramadan.

Editor: deni setiawan
SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI - Minuman es teh yang biasanya menjadi pelengkap menu saat berbuka puasa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Minuman pelepas dahaga apa yang kamu siapkan untuk berbuka puasa maupun sahur?

Masyarakat Indonesia kerapkali menjadikan minuman teh sebagai teman makan sehari-hari termasuk saat buka puasa dan sahur ketika telah memasuki Ramadan.

Saat buka puasa, es teh bisa jadi menu favorit banyak orang untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa menahan haus dan lapar.

Sementara saat sahur, teh biasa disajikan dalam kondisi panas atau hangat karena bisa digunakan melawan hawa dingin pada dini hari.

Jika kamu termasuk masyarakat yang terbiasa minum teh saat buka puasa dan sahur, alangkah baiknya untuk memahami berbagai risikonya.

Warga Kejawen di Adipala Cilacap Berpuasa Mulai Sabtu, Ini Kata Tetua Adat Anak Putu Kalikudi

Dibagikan Mulai 4 Mei, Kartu Sembako Senilai Rp 200 Ribu, Khusus 58.075 Warga Cilacap

Forkompimda Cilacap Dirikan Dapur Umum, Kirim Makanan Kepada Warga Berstatus ODP

Pedagang Takjil Diperbolehkan Berjualan, Asal Ikuti Aturan Pemkab Cilacap Ini

Memiliki Efek Diuretik

Dokter RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr Dien Kalbu Ady mengingatkan teh memiliki efek diuretik atau membuat tubuh sering ingin buang air kecil.

Kondisi itu tentu riskan apabila terjadi pada seseorang yang sedang menjalankan ibadah puasa karena bisa menimbulkan dehidrasi.

Padahal, siapa saja yang berpuasa dianjurkan untuk senantiasa menjaga pasokan cairan tubuh.

dr Dien menyadari masyarakat Indonesia sukanya minum teh, termasuk saat bulan puasa.

Kebiasaan itu pun dirasa sulit untuk diubah.

Maka dari itu, dia hanya menganjurkan masyarakat untuk bisa mengurangi konsumsi teh maupun kopi saat bulan puasa mengingat efek diuretiknya.

Minum teh yang disarankan, yakni hanya dilakukan setelah buka puasa.

Itu pun sebaiknya dilaksanakan beberapa saat setelah makan besar karena teh dianggap bisa mengganggu penyerapan protein dan zat besi dari makanan.

Dia tidak menganjurkan minum teh dilakukan saat santap sahur.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved