Berita Semarang
Kelurahan Dibolehkan Karantina, Begini Konsep Jogo Tonggo yang Dipilih Kota Semarang Dibanding PSBB
Pemerintah Kota Semarang memutuskan memilih konsep Jogo Tonggo untuk mencegah penyebaran virus corona dibanding menerapkan PSBB
Masyarakat lah yang mestinya menjadi garda terdepan dengan bersenjatakan air mengalir, sabun dan masker.
• Simak Kriteria Pelanggaran Mudik yang Akan Didenda Rp 100 Juta
• Ketua DPRD Jateng Minta Warga Tutup Jalan Kampung Agar Tidak Digunakan Pemudik Hindari Penyekatan
• Viral Ketua RT Aniaya Warganya yang Menanyakan Bantuan Sosial, Begini Penjelasan Warga Sekitar
• Mabuk dan Plesetkan Lagu Rasulullah, Pemuda di Surabaya Merengek Setelah Ditangkap Polisi
Dan menerapkan strategi inti, tetap tinggal di rumah dan jaga jarak.
"Basisnya desa atau kampung. Kenapa? Ruang yang lebih kecil bisa kita lakukan kendali yang lebih manageable."
"Kalau kita mau tetapkan PSBB, sudahkah kita menghitung dan siap? Kalau belum, kita latihan dulu dengan melakukan tindakan seperti PSBB."
"Pasar mulai kita ubah mulai besok. Yang ke sana harus cuci tangan, wajib pakai masker, kalau tidak suruh pulang," kata Ganjar. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Belum Terapkan PSBB, Kota Semarang Pilih Berlakukan "Jogo Tonggo"",