Bisnis dan Keuangan

Harta Kekayaan Hartono Hilang Rp196 Triliun, Keluarga Pemilik Djarum, Imbas Pandemi Corona

Harta Kekayaan Hartono Hilang Rp196 Triliun, Keluarga Pemilik Djarum, Imbas Pandemi Corona

pixabay.com
Ilustrasi uang dan kekayaan - Imbas pandemi corona, aset dan kekayaan keluarga terkaya di Indonesia, Hartono bersaudara, menyusut hingga Rp196 triliun. 

Dengan kurs rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia Rp15.553 pada Jumat (24/4/2020), aset Hartono yang hilang itu mencapai Rp196,75 triliun.

TRIBUNBANYUMAS.COM - Pandemi global virus corona merontokkan perekonomian di banyak negara, tak terkecuali Indonesia.

Harga saham dan komoditas pun terganggu, Tak ayal, kekayaan sejumlah taipan di dunia dan juga Indonesia pun terpengaruh. Terimbas pandemi corona.

Keluarga terkaya di Indonesia, Hartono bersaudara, pemilik Grup Djarum, kehilangan nilai asetnya hingga 12,65 miliar dollar AS pada tahun ini.

Dengan kurs rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia Rp15.553 pada Jumat (24/4/2020), aset Hartono yang hilang itu mencapai Rp196,75 triliun.

Setelah Viral Orang Terkaya di Indonesia Makan di Tahu Pong Karangsaru, Begini Suasana Warung Kini

Inilah Atlet Terkaya dalam 1 Dekade Terakhir, Bukan Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi

Sosok Orang Terkaya di Afrika Aliko Dangote dan Alasannya Borong 10.000 Mobil Desa Indonesia 

Pemilik PT Djarum Kehilangan Rp 71,3 Triliun, Disebut Dampak Virus Corona

Data yang dilansir bloomberg.com, hingga 25 April 2020 ini beberapa nama taipan Indonesia yang masuk daftar 500 orang kaya dunia telah mengalami penyusutan harta hingga dobel digit.

Budi Hartono dan Michael Hartono, dua bersaudara yang merupakan keluarga terkaya di Indonesia juga harus mengalami penurunan tersebut.

Budi, orang kaya nomor satu di Indonesia dan urutan 126 dunia tercatat memiliki kekayaan 10,7 miliar dollar AS.

Jumlah tersebut telah berkurang 6,44 miliar dollar AS dibandingkan awal tahun alias year to date (ytd).

Sementara Michael yang berada di posis 141 terkaya di dunia mencatatkan harta senilai 9,87 miliar dollar AS atau berkurang 6,21 miliar dollar AS ytd.

Pemilik Grup Djarum tersebut mengawali bisnisnya lewat perusaahaan rokok, PT Djarum.

Namun kini Djarum memperluas lini bisnisnya ke sektor properti, perbankan, elektronik, pulp dan kertas, perkebunan, telekonomunikasi hingga yang teranyar merambah industri digital melalui perusahaan modal ventura GDP Venture.

Djarum juga memiliki bisnis properti dan perhotelan.

Meskipun lini bisnis utama tak melantai di bursa, setidaknya terdapat dua perusahaan Grup Djarum yang menjadi emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

Nah, sebagian besar aset yang hilang dari keluarga Hartono tersebut antara lain di BCA.

Akhir tahun 2019, harga saham BCA bertengger di level Rp33.425 dan memiliki nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp816 triliun.

Pada perdagangan Jumat (24/4/2020), harga saham BCA di level 24.600 dengan nilai kapitalisasi pasar Rp606,51 triliun. (Agung Hidayat, Muhammad Julian)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Terimbas Pandemi, Kekayaan Keluarga Hartono Lenyap Rp 196 Triliun

Ganjar: Mulai Senin 27 April Warga Semarang, Kendal dan Demak Tak Gunakan Masker akan Ditindak Tegas

BMW Terparkir di Bandara Selama 7 Tahun, Jika Akan Diambil Tarifnya Rp 280 Juta

Kelurahan Dibolehkan Karantina, Begini Konsep Jogo Tonggo yang Dipilih Kota Semarang Dibanding PSBB

Semarang dan Daerah Satelit Diusulkan Terapkan PSBB, Bila Masyarakat Masih Membandel Sepekan Ini

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved