Larangan Mudik 2020
Resmi! Jokowi Larang Masyarakat Mudik, Warga Jateng di Luar Daerah Dapat Bantuan
Resmi! akhirnya pemerintah menetapkan pelarangan kepada seluruh warga negara untuk mudik di tengah pandemi virus corona.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Resmi! akhirnya pemerintah menetapkan pelarangan kepada seluruh warga negara untuk mudik di tengah pandemi virus corona.
Upaya itu dilakukan mendekati Ramadan dan Idul Fitri dan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.
Hal itu ditegaskan langsung oleh Presiden Jokowi dalam rapat terbatas lewat video conference, Selasa (21/4/2020).
• Permintaan Wali Kota Semarang Terhadap Bupati Kendal, Semarang, dan Demak Sebelum Lakukan PSBB
• Tarif Pelatihan Kartu Prakerja Tidak Wajar, Pelatihan Ojol Rp 1 Juta, Hipmi: di Google Gratis
• Komisaris Baru Pelindo I Pilihan Erick Thohir, Dari Perwira Tinggi Hingga Kader Partai
• Jadi Korban Peluru Nyasar, Wanita Ini Selamat Berkat Implan Payudara
"Pada rapat hari ini, saya ingin menyampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang," kata Presiden Jokowi.
Ia meminta jajarannya segera mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan larangan mudik ini.
Dalam rapat sebelumnya, pemerintah diketahui belum melarang mudik dan hanya menyampaikan imbauan agar masyarakat tak pulang ke kampung halaman.
Larangan mudik sebelumnya hanya berlaku bagi ASN, TNI, Polri dan Pegawai BUMN.
Namun Kepala Negara menyebutkan, berdasarkan survei, masih ada 24 persen masyarakat yang bersikeras akan mudik.
"Artinya masih ada angka yang sangat besar," kata dia.
Dengan demikian, perlu adanya kebijakan yang lebih tegas agar masyarakat tidak mudik sehingga penyebaran virus corona di Indonesia dapat dicegah.
Diketahui, hingga Senin (20/4/2020) kemarin, ada 6.760 kasus positif Covid-19 yang terdeteksi di Indonesia.
Dari jumlah itu, 590 orang meninggal dunia dan 747 lainnya dinyatakan sembuh.
Tidak Mudik Dapat Bantuan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng mengimbau warga Jawa Tengah yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), untuk tidak mudik pada Lebaran tahun ini.
Di samping itu, Pemprov Jateng juga bakal memberikan bantuan sosial kepada warganya yang berada di Jabodetabek dan tidak mudik di tengah pandemi virus corona ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/perkembangan-virus-corona-purbalingga-hingga-22-maret.jpg)