Selasa, 5 Mei 2026

Berita Kriminal

Viral Penculik di Palembang Kirim Gambar Penyiksaan Lewat Ponsel Korban,

Seorang babysitter di Palembang Sumatera Selatan viral karena diancam digantung oleh seorang penculik.

Tayang:
Editor: Rival Almanaf

TRIBUNBANYUMAS.COM - Seorang babysitter di Palembang Sumatera Selatan viral karena diancam digantung oleh seorang penculik.

Karena kisahnya yang viral tersebut kini Polda Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus penculikan R (25) si babysitter tersebut..

Informasi yang dihimpun, R sebelum hilang diculik pada Selasa (14/4/2020) kemarin sempat datang ke Polsek Ilir Timur 1 Palembang untuk melaporkan kasus penipuan belanja online.

Namun, R ketika itu tak dapat menunjukkan bukti transaksi rekening kepada penyidik sehingga laporannya pun belum diterima.

Pria yang Doakan Tenaga Medis Jadi Korban Corona di Facebook, Diringkus Berkat Selfie Bareng Polisi

Perda Penanggulangan Virus Corona di Banyumas Efektif Pekan Depan, Simak Daftar Denda dan Sanksinya

Siswa SMA Tertangkap Mencuri Celana Dalam di Karanganyar, Warga Kalungkan Puluhan Celana di Lehernya

Pelatih Timnas Shin Tae-yong Sebut Penanganan Penyebaran Virus Corona di Indonesia Buruk

"Korban datang ke Polsek untuk melapor karena tertipu membeli handphone melalui belanja online."

"Tapi laporannya belum bisa diterima karena saat di minta bukti pembayaran dia tidak bisa menunjukannnya," kata Kanit Polsek Ilir Timur I Palembang IPTU Alkap saat dihubungi, Kamis (16/4/2020).

Setelah laporannya ditolak, R pun sempat mengirimkan pesan melalui aplikasi Whatsapp kepada majikannya jika membutuhkan rekening koran sebagai persyaratan bukti laporan.

Belum sempat rekening koran itu dikirimkan oleh majikannya, gambar dengan kondisi korban diancam digantung dan dibunuh penculik dikirimkan pelaku, sehingga kejadian itu pun akhirnya dilaporkan ke Polda Sumatera Selatan.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan Kompol Suryadi mengatakan, tersangka mengirimkan gambar tersebut dengan menggunakan nomor korban kepada majikannya.

Dalam pesan tersebut, pelaku mengancam akan membunuh korban jika majikannya tak memenuhi permintaan mereka untuk menyiapkan uang tunai sebesar Rp 50 juta.

"Kepada perusahaan babysitter korban, pelaku juga mengirimkan pesan serupa dengan meminta uang sebagai tebusan Rp 100 juta."

"Pacar korban juga dikirim pesan yang sama," kata Suryadi saat dikonfirmasi.

Suryadi menerangkan, mereka saat ini telah membentuk dua tim khusus untuk memburu pelaku agar kasus tersebut terungkap.

"Sekarang masih dilakukan penyelidikan terhadap kasus ini," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya,kasus penculikan yang menimpa seorang babysitter di Palembang, Sumatera Selatan viral di media sosial Instagram.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved