Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Sri Terpaksa Merumahkan Karyawan, Pusat Oleh-oleh Khas Dieng Makin Sepi Pembeli

Kini, tanpa kunjungan wisatawan, ratusan kios oleh-oleh di sepanjang jalur wisata Dieng, termasuk kios milik Sri pun sepi pembeli.

Sri Terpaksa Merumahkan Karyawan, Pusat Oleh-oleh Khas Dieng Makin Sepi Pembeli
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Rumah produksi Carica di Desa Patakbanteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Senin (13/4/2020).

Namun juga produksi Caricanya yang terpaksa berhenti operasi.

Padahal ia memiliki sekira 12 karyawan yang menggantungkan ekonominya dari mata pencaharian itu.

Sri pun terpaksa merumahkan karyawannya karena produksinya terhenti.

Sri sebenarnya iba terhadap buruhnya yang kini berstatus menganggur.

Mereka rata-rata kalangan tak punya yang terpaksa mencari nafkah dengan menjadi buruh.

Tapi apa boleh buat, ia tidak bisa lagi memasarkan produknya karena sepi pembeli.

"Karena mereka gak punya makanya jadi buruh. Kalaupun pun punya ladang, sempit," katanya.

Biasanya rumah produksi Sri setiap hari bisa memproduksi sekira 2 kuintal Carica yang diolah menjadi sekira 2.000 cup manisan Carica.

Penjualan ramai ketika akhir minggu atau hari libur nasional yang menjadi puncak kunjungan wisatawan ke Dieng.

Wisatawan baik rombongan maupun perorangan jadi pasar utama yang biasa mampir ke kiosnya.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved