Breaking News:

Teror Virus Corona

Gugus Tugas Covid-19: Pemerintah Bersungguh Lindungi Perawat dan Paramedis dari Virus Corona

pengadaan 800 ribu lebih APD kualitas terbaik, achmad yurianto menegaskan Pemerintah Sungguh-sungguh Lindungi Perawat dan paramedis dari Virus Corona

Editor: yayan isro roziki
Istimewa/Dok BPNB
Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, menegaskan pemerintah bersungguh dalam upaya melindungi perawat dan paramedis dari penularan virus corona. Ini diuwujudkan, salah satunya, dengan pengadaan APD berkualitas. 

"Salah satunya bahwa kita sudah mengadakan lebih dari 800 ribu APD dengan standar medical grade, dengan kualitas yang terbaik."

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah benar bersungguh-sungguh dalam upaya melindungi paramedis yang merawat pasien terkait virus corona.

Hal ini ditegaskan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Graha BNPB di Jakarta, yang disiarkan secara daring, Senin (13/4).

Kesungguhan itu, menurut Yuri, satu di antaranya diwujudkan melalui pengadaan 800 ribu lebih alat pelindung diri (APD).

"Kesungguhan pemerintah untuk melindungi tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19 ini sudah kita wujudkan."

Resmi! Pak RT dkk Jadi Tersangka, Provokasi Warga Tolak Jenazah Perawat RSUP Kariadi Korban Corona

Bentrok TNI dan Polri di Mamberamo Raya Papua, 3 Personel Polisi Tewas

Penghuni Gang Sadar Dipulangkan karena Virus Corona, Tak Boleh Kembali. Bupati Ungkap Alasannya

Dijemur Malah Kabur, 16 Tahanan Polsek Bekasi Kota Melarikan Diri, Video Penangkapan Beredar

"Salah satunya bahwa kita sudah mengadakan lebih dari 800 ribu APD dengan standar medical grade, dengan kualitas yang terbaik," ujar Yuri. 

Yuri mengatakan pengadaan ratusan ribu APD tersebut sebagai bukti kesungguhan pemerintah melindungi para tenaga medis, agar mereka dapat bekerja dengan profesional dan lebih tenang menangani pasien Covid-19.

Lebih lanjut, Yuri mengatakan bahwa saat ini terdapat lebih dari 20 ribu relawan yang telah bergabung melalui tim Gugus Tugas, baik di tingkat nasional dan tingkat daerah, untuk turut serta menanggulangi penyebaran Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Yuri juga menyinggung mengenai pelaksanaan pemeriksaan melalui metode tes polymerase chain reaction (PCR) real-time.

Paascabentrok TNI-Polri di Papua, Kapolda Tarik Senjata Anggota, Pangdam Siap Hukum Prajuritnya

PSBB DKI Jakarta Opersional KRL Dibatasi, Antrian Calon Penumpang Mengular di Stasiun Bojong Gede

Napi Kasus Narkoba PDP Virus Corona Meninggal, Sakit di Penjara Sempat Dirujuk ke Rumah Sakit

Begini Cara Mudah Daftar Kartu Prakerja. Peserta Lolos Seleksi akan Mendapat Insetif Rp3.550.000

Dia mengatakan saat ini sudah lebih dari 27 ribu penduduk Indonesia menjalani tes PCR real-time.

Tes tersebut diadakan di 186 kabupaten/kota yang terindikasi ditemukan penyebaran COVID-19.

Selain itu, Yuri menyebut bahwa 70 laboratorium telah diaktifkan guna mempercepat tes dan cek spesimen yang telah diambil.

"Artinya bahwa akses untuk layanan pemeriksaan PCR real-time sudah lebih merata lagi di seluruh wilayah Tanah Air," kata dia. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved