Selasa, 5 Mei 2026

Pembunuhan

Pembacokan Dua Lansia Purbalingga Dipicu Dendam Perundungan Pasien ODGJ

Dipicu dendam karena sering dibully, seorang pria serang dua tetangga sebelum habisi nyawa kerabatnya.

Tayang:
TRIBUN BANYUMAS/ FARAH ANIS RAHMAWATI
PELAKU DIAMANKAN POLISI, Polisi mengamankan MA alias Muhammad Alan (27), terduga pelaku pembunuhan paman dan bibinya, di Mapolres Purbalingga, Rabu (1/10/2025) siang. MA yang diduga mengalami gangguan kejiwaan mengamuk dan membacok pasutri tersebut hingga tewas setelah sebelumnya menyerang dua tetangganya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Warga Dusun Karangmiri, Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga digegerkan oleh peristiwa pembunuhan sepasang suami istri lanjut usia di dalam rumah mereka, Rabu (1/10/2025) dini hari.

Korban adalah Sismudin (70) dan Casem (70), yang tewas bersimbah darah.

Pelaku diduga kuat adalah keponakan mereka sendiri, MA alias Muhammad Alan (27), yang disebut mengalami gangguan kejiwaan.

Pihak Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga menyebut, aksi nekat pelaku dipicu oleh dendam karena sering menjadi korban perundungan.

Baca juga: Jadi Sasaran Kemarahan, Pasangan Lansia di Baleraksa Purbalingga Tewas Dibacok Tetangga

Apa Pemicu Aksi Pelaku? 

Dalam konferensi pers di Mapolres Purbalingga, Kasatreskrim AKP Siswanto menjelaskan bahwa motif pelaku adalah dendam.

MA, yang sedang menjalani pengobatan kejiwaan, mengaku sering dirundung oleh dua tetangganya, Tolib (31) dan Sumarno (41).

Merasa sakit hati, pelaku kemudian mencari keduanya dengan membawa sebilah parang.

Bagaimana Rangkaian Kejadiannya? 

Aksi brutal pelaku dimulai dengan menyerang para perundungnya.

"Pertama, pelaku melakukan penganiayaan terhadap saudara Tholib dengan menggunakan parang, kemudian dibacok dan mengenai lengan sebelah kanan, korban kemudian langsung lari," ungkap AKP Siswanto.

Setelah Tolib kabur, pelaku mencari target kedua, Sumarno, dan langsung membacoknya di lengan sebelah kiri.

"Tetapi akhirnya dia berhasil kabur," lanjutnya.

Dalam kondisi masih mengamuk, pelaku yang rumahnya berseberangan dengan rumah paman dan bibinya, lantas masuk ke dalam rumah kerabatnya itu.

Di sana, ia bertemu dengan bibinya, Casem, dan langsung membacoknya secara membabi buta.

"Pelaku melihat Budhe nya atau Casem (70) dan langsung membacoknya sebanyak lima kali di bagian kepala," jelas Siswanto.

Mendengar jeritan, sang paman, Sismudin, berniat menolong istrinya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved