Berita Internasional
Ibunda Pep Guardiola Meninggal Karena Virus Corona
Ibu dari Pep Guardiola meninggal dunia akibat terinfeksi wabah virus corona di Spanyol.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SPANYOL - Ibu dari Pep Guardiola meninggal dunia akibat terinfeksi wabah virus corona di Spanyol.
Sang ibu, Dolors Sala Carrio meninggal di usia 82 tahun di Monresa, Barcelona, Spanyol, Senin (6/4/2020) waktu setempat.
Seperti yang dilansir dari Kompas.com, Selasa (7/4/2020), sekitar 12 hari sebelumnya, Guardiola sempat aktif dan turut serta menyumbang 1 juta Euro (sekira Rp 17 miliar).
Itu diserahkan untuk Yayasan Angel Soler Daniel dan Perguruan Tinggi Kesehatan Barcelona.
• Korbankan Tiga Pemain Juventus Demi Datangkan Kembali Paul Pogba
• Purbalingga Kembali Berduka, Satu PDP Corona Meninggal, Mendadak Sesak Napas dan Muntah Darah
• Warga Ketakutan Mengetahui Kakek Sudirman Mendadak Sakit, Seusai Diperiksa Ternyata Masuk Angin
• Santri Ponpes di Kendal Positif Corona, Hasil Tes Swab Belum Keluar Malah Diperbolehkan Pulang
Dana tersebut oleh Pep Guardiola untuk membantu pengadaan alat kesehatan di Spanyol sebelum ibunya, Dolors Sala Carrio, meninggal dunia karena Covid-19.
"Pep Guardiola menyumbangkan 1 juta Euro kepada Yayasan Angel Soler Daniel untuk pengadaan alat kesehatan dalam memerangi pandemi Covid-19," demikian pernyataan pihak Perguruan Tinggi Kesehatan Barcelona.
"Dana ini juga akan dipakai untuk membiayai proses produksi alternatif alat kesehatan medis."
"Seperti respirator melalui cetak 3D dan berbagai metode lainnya," bunyi pernyataan yang sama.
Sebelum kontribusi dari Guardiola, kampanye tersebut telah mengumpulkan 33 ribu Euro (sekira Rp 580 juta) dalam tiga hari.
Kabar Dolores Sala Carrio meninggal langsung membuat publik sepak bola dunia ramai-ramai mengucapkan belasungkawa kepada Guardiola.
Tak terkecuali pemilik Manchester City, Khaldoon Al Mubarak.
"Doa dan simpati kami yang tulus ada bersama Pep dan keluarganya pada saat yang sangat menyedihkan ini."
"Dia dan mereka memiliki cinta dan dukungan dari seluruh keluarga City,” kata Khaldoon Al Mubarak dikutip dari Twitter resmi klub.
Beberapa klub Liga Inggris, seperti Tottenham Hotspur dan Liverpool, juga sudah mengucapkan belasungkawa kepada Guardiola.
Hingga saat ini, Spanyol menjadi negara Eropa dengan jumlah kasus positif corona terbanyak di Eropa dan kedua di dunia.
Menurut Pusat Sistem Sains dan Teknik Universitas Johns Hopkins, per Sabtu (6/4/2020) malam, jumlah kasus positif Covid-19 di Spanyol menyentuh 135.032 orang.
Dari jumlah itu, sekira 13.055 jiwa meninggal dunia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ibu Meninggal karena Covid-19, Guardiola Sempat Bantu Pengadaan Alat Kesehatan"
• Digagas Gerakan 35 Juta Masker di Jateng, Ganjar: Sekaligus Lawan Oknum Pedagang Jual Harga Tinggi
• Empat Kecamatan Terdampak Bencana di Cilacap, BPBD: Kerugian Material Sekira Rp 185 Juta
• Bupati Kudus Nonaktif Divonis 8 Tahun Penjara, Tamzil Juga Didenda Rp 250 Juta
• Tak Kuat Bayar Miras, Joko Nyamar Jadi Wanita Pakai Mukena, Curi Uang Kotak Amal Musala Semarang Zoo