Berita Regional
Saat Berladang, Mujio Kaget Dengar Suara Gemuruh, Menengok ke Belakang Istrinya Amblas Ditelan Bumi
Saat Berladang, Mujio Kaget Dengar Suara Gemuruh, Menengok ke Belakang Istrinya hilang, Ambles Ditelan Bumi
Begitu menoleh ke belakang, ia melihat tanah sudah ambles dan istrinya menghilang.
TRIBUNBANYUMAS.COM, GUNUNGKIDUL - Saat sedang berladang bersama istirnya, petani di Kecamatan Semanu, Gunung Kidul, Mujio, tiba-tiba mendengar suara gemuruh yang cukup keras, Minggu (5/4/2020).
Sontak, Mujio menengok ke belakang, arah sumber suara. Betapa kagetnya Mujio, saat menengok ke belakang itu, istrinya hilang, amblas ditelan bumi.
Sesaat kemudian, Mujio menemukan istrinya, Murtiyem, berada di dalam lubang tanah yang ambles, dengan kedalaman sekitar tiga meter.
Beruntung, Murtiyem selamat meski sempat amblas ditelan bumi.
• Ingin Tampil Keren dan Pamer ke Temannya, Remaja 16 Tahun Ini Curi Mobil Mewah Mantan Kapolda Jabar
• Telepon Istri Tidak Diangkat, Ramlan Ditemukan Tewas Diterkam Harimau. Isi Perut dan Kelamin Hilang
• Tarmijan Tewas Tersambar Petir saat Kendarai Sepeda Motor, Pulang dari Mencari Jerami
• Bupati Kudus Nonaktif Divonis 8 Tahun Penjara, Tamzil Juga Didenda Rp 250 Juta
Kapolsek Semanu AKP Ahmad Fauzi, mengatakan peristiwa tanah ambles itu terjadi di Dusun Plebengan Tengah, Desa Candirejo, Semanu, pada Minggu sekitar pukul 11.30 WIB siang.
"Tanah ambles terjadi di sebuah ladang, saat itu ada sepasang suami-istri petani yang sedang beraktivitas," jelas Ahmad dihubungi.
Berdasarkan keterangan Mujio, petani tersebut, ia bersama istrinya sedang membersihkan rumput di sela-sela tanaman kacang.
Aktivitas tersebut ia lakukan bersama istrinya, Murtiyem yang berada agak jauh di belakang.
Saat tengah mencabuti rumput, Mujio tiba-tiba mendengar suara gemuruh.
Begitu menoleh ke belakang, ia melihat tanah sudah ambles dan istrinya menghilang.
• Update Virus Corona di Kabupaten Cilacap, Senin 6 April 2020 - 1.072 ODP, 46 PDP, dan 4 Positif
"Saat didekati, Murtiyem berada di lubang tanah ambles. Kedalamannya sekitar 3 meter dengan ukuran lubang sebesar tubuh manusia dewasa," ujar Ahmad.
Meskipun demikian, Murtiyem tetap dalam kondisi selamat.
Ia pun kemudian dievakuasi oleh warga menggunakan tangga.
Menurut Ahmad, Murtiyem mengalami kaget akibat peristiwa tersebut.
• Konveksi di Kebutuhjurang Banjarnegara Banting Setir Buat APD, Suyitno: Saya Konsultasi dengan Ahli