Kamis, 7 Mei 2026

Berita Banyumas

Desa di Sokaraja Banyumas Ini Siap Terima Jenazah Pasien Corona yang Ditolak

Kabupaten Banyumas menjadi sorotan setelah video penolakan jenazah Covid-19 viral di media sosial.

Tayang:
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Rival Almanaf
(Tribunjabar.id/M Nandri Prilatama)
ilustrasi pemakaman jenazah pasien Covid-19 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Kabupaten Banyumas menjadi sorotan setelah video penolakan jenazah Covid-19 viral di media sosial.

Kasus itu terjadi di satu kecamatan di Banyumas.

Bahkan, Bupati Banyumas, Achmad Husein harus turun tangan menguburkan jenazah untuk meyakinkan masyarakat bahwa orang yang sudah meninggal sudah tidak bisa lagi menularkan virus corona.

Elegi kehilangan belum usai, penolakan pemakaman pastinya makin menambah kesedihan keluarga dan kerabat korban.

Tak Kunjung Pulang Setelah Pamit Bercocok Tanam, Petani Banyumas Ditemukan Tewas di Kebun

Simak Pedoman Pemakaman dan Pemulasaraan Jenazah Korban Virus Corona dari Fatwa MUI

Berikut Prakiraan Cuaca di Cilacap Kamis 2 April 2020

Ini Alasan Jokowi Tidak Menerapkan Lockdown yang Tidak Dipahami Pemerintah Daerah

Angin segar datang dari Desa Banjarnyar, Kecamatan Sokaraja Banyumas.

Kepala desa bersedia TPU di desa tersebut untuk tempat pemakaman jenazah pasien Covid-19, bahkan dari luar daerah sekali pun.

Hal itu diketahui dari unggahan video seorang pria yang mengatakan warga Banjaranyar, Sokaraja, Banyumas.

Dia merasa bangga memiliki kepala desa yang mau menerima jenazah yang mengalami penolakan dimana-mana.

Dia pun mendukung langkah Kepala Desa Banjaranyar, Karseno.

"Saya mendengar berita yang menyedihkan."

"Dimana jenazah pasien positif corona ditolak dimana-mana ketika mau dimakamkan."

"Ini menjadi keprihatinan saya secara pribadi, entah untuk orang lain," ucapnya dalam video tersebut.

"Untuk itu, saya mendukung komitmen bapak kepala desa, bapak Karseno."

"Saya begitu terenyuh dan bangga pada keberanian kepala desa yang siap menerina jenazah yang tertolak dimana-mana bahkan luar daerah," lanjutnya.

Kabar dari kecamatan yang terletak di sebalah timur Purwokerto dan bersebelahan dengan Kabupaten Purbalingga ini tentunya melegakan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved