Rabu, 3 Juni 2026

Berita Kebumen

85 Santri Asal Jember Dikawal Polisi Hingga Kebumen, Diminta Karantina Mandiri Selama 14 Hari

Kedatangan rombongan santri yang dikawal Polsek Buayan dan Koramil setempat disambut petugas kesehatan untuk diperiksa.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
POLRES KEBUMEN
Rombongan santri dari Jember Jawa Timur tiba di Desa Jladri, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Kamis (2/4/2020) sekira pukul 07.00 menggunakan dua bus dan dikawal pihak TNI-Polri. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Sekira 82 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdatul Arifin Kedungkaji Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember mudik ke kampung halamannya di Kabupaten Kebumen.

Puluhan santri itu pun kemudian disarankan untuk menjalani karantina mandiri di rumah setiba di Kebumen.

Para santri tiba di Desa Jladri, Kecamatan Buayan Kamis (2/4/2020) sekira pukul 07.00 menggunakan dua bus.

Janji Bupati Banjarnegara Kepada Perantau, Melindungi Mereka Agar Tidak Diusir Apalagi Dikucilkan

Jam Malam Juga Diterapkan di Kota Pekalongan, Berlaku Mulai 1 April Pukul 21.00

Dua PDP RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Meninggal, Keduanya Asal Kecamatan Kejobong

Pasien Positif Corona Meninggal di Purwokerto Sempat Membaik, Rekan Saat Outbound Sembuh di Solo

Kedatangan rombongan santri yang dikawal Polsek Buayan dan Koramil setempat disambut petugas kesehatan untuk diperiksa.

Pengecekan suhu tubuh oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Buayan.

Kasubbag Humas Polres Kebumen, Iptu Tugiman mengatakan, dari pengecekan kesehatan itu, para santri dinyatakan sehat.

"Saat dicek suhu tubuhnya aman," katanya.

Meski demikian, ada baiknya setelah sampai rumah mereka menjalani karantina mandiri selama 14 hari.

Hal ini menurut dia untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Menurut Iptu Tugiman, para santri itu berasal dari Kecamatan Buayan.

Meliputi Desa Karangbolong, Jladri, Adiwarno, Pakuran, Wonodadi, dan Geblug.

Sebagian santri lain berasal dari Kecamatan Ayah yakni dari Desa Jintung, Srati, Watukelir, Banjararjo, dan Argosari.

Ada juga yang dari Kecamatan Kuwarasan, tepatnya Desa Tambaksari. (Khoirul Muzakki)

Achmad Husein Minta Maaf: Saya Terlambat Edukasi Warga Banyumas, Kondisi Jenazah Pasien Corona

Anak Ngadu Dirudapaksa Pamannya, Sang Ayah Justru Ikut Melampiaskan Nafsu

KABAR BAIK! Dua Pasien Positif Corona RSUD Banyumas Sudah Sembuh

Alhamdulillah, Tiga PDP RSUD Cilacap Dinyatakan Negatif, Pramesti: Mereka Sudah Dipulangkan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved