Teror Virus Corona
Achmad Husein Minta Maaf: Saya Terlambat Edukasi Warga Banyumas, Kondisi Jenazah Pasien Corona
"Begitu ada kejadian seperti kemarin, baru kami sadari, edukasi kami masih kurang dan terlambat khususnya soal jenazah," imbuhnya.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Achmad Husein memastikan jenazah pasien positif corona yang sempat mendapatkan penolakan dari warga kini sudah dimakamkan.
Namun Bupati enggan membeberkan secara detail di mana jenazah tersebut dimakamkan.
"Alhamdulillah, jenazah sudah dimakamkan," kata Achmad Husein kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (2/4/2020).
• Sedih Saksikan Insiden Pemakaman Pasien Virus Corona, Ahmad Tohari: Bukan Watak Orang Banyumas
• Kantor Bupati Banyumas Banjir Karangan Bunga, Admin Info Purwokerto: Kami Dukung Aksi Heroiknya
• Info Update Kebumen, Satu Warga Usia 60 Tahun Positif Corona, Sempat Jalani Isolasi Mandiri
• WHO: Beberapa Hari Lagi, Kasus Terkonfirmasi Virus Corona Capai 1 Juta Orang
Pasca insiden tersebut, pihaknya memperoleh cukup banyak pelajaran berharga.
Dirinya secara pribadi pun meminta maaf kepada seluruh warga Banyumas.
Pihaknya tak menampik bila merasa terlambat dalam mengedukasi masyarakat.
Sehingga muncul penolakan karena kurangnya pemahaman terkait kondisi pasien terjangkit virus corona meninggal dunia.
"Karena kami terlambat edukasi masyarakat tentang jenazah orang yang kena virus itu, tidak menyebarkan penyakit," ujar Achmad Husein.
Bupati menjelaskan, tidak memungkiri juga bila masyarakat terbius dengan peristiwa-peristiwa terdahulu.
Mereka ketakutan penyakit ini dapat menyebar sehingga memunculkan ketakutan.
"Mereka tidak tahu. Kami pun memahaminya. Sehingga kami harus segera edukasi ke masyarakat."
"Saya secara pribadi pun akan bersosialisasi secara masif lagi. Upaya inilah yang terlambat oleh kami," tandasnya.
Mungkin, lanjutnya, karena pihaknya juga tidak pernah berpikir hingga ke arah itu.
"Begitu ada kejadian seperti kemarin, baru kami sadari, edukasi kami masih kurang dan terlambat khususnya soal jenazah," imbuhnya.
Secara umum Bupati mengatakan, jika peristiwa tersebut merupakan pelajaran yang berharga untuk ke depannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bupati-banyumas-bagikan-hand-sanitizer_1.jpg)