Berita Kendal

Pingsan di Pinggir Jalan, Seorang Wanita Dibiarkan Warga Karena Takut Corona

Seorang wanita yang pingsan di pinggir jalan dibiarkan warga yang lewat karena khawatir akan virus corona.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Seorang wanita pingsan di tepi jalan kampung di Kendal 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Seorang wanita yang pingsan di pinggir jalan dibiarkan warga yang lewat karena khawatir akan virus corona.

Perempuan mantan Tenaga Pekerja Wanita (TKW) Hongkong ditemukan pingsan di pinggiran Jalan Dusun Kandangan Desa Krajan Kulon Kecamatan Kaliwungu Kendal, Selasa (31/3/2020) pagi.

Perempuan yang belakangan diketahui bernama Sri Lestari warga Bumiayu Weleri ini sempat dibiarkan warga sekitar lantaran dikira terkena virus corona.

Hal itu dianggap wajar lantaran pasien virus corona di Indonesia dinilai terus bertambah beberapa hari terakhir.

Warga pun menjadi was-was saat menemukan warga lain yang mengalami gejala menyerupai pasien virus corona.

ABG di Cekik dan Diperkosa Pemuda 23 Tahun, Setelah Puas Mayatnya Ditinggal di Hutan

Salatiga Tanggap Darurat Corona Setelah Satu Warganya Positif Covid-19

PDP Corona Sragen Meninggal Dunia Namun Tidak Pernah Keluar Kota dan Kontak Penderita Covid-19

Sama-sama Mengusung Desain Layar Invinity V, Cuma Ini Bedanya Samsung Galaxy A01 dan A01s

Sejumlah polisi dari Polsek Kaliwungu yang datang usai mendapat kabar dari warga menunggu tim medis kesehatan 119.

Suprapto, kerabat korban mengatakan, dua pekan lalu korban pulang dari Hongkong dan mengatakan sempat menjalani isolasi di Bandara Soekarno Hatta 2 pekan.

Lantaran kangen dengan anaknya di Kaliwungu, korban pun menghubungi kakaknya agar menjemputnya di depan Polsek Kaliwungu.

"Tadi pagi mengontak kakaknya dan minta dijemput di depan Polsek Kaliwungu karena sudah tidak kuat."

"Saat kakaknya datang ke depan Polsek Kaliwungu, korban tergeletak di jalan kampung,” terang Suprapto.

Usai dilakukan pemeriksaan oleh petugas dari ambulan 119, korban dinyatakan dinyatakan mengalami kekurangan gula darah serta tekanan darahnya rendah.

Pasca mendapat perawatan media dan kembali sadar, korban dibawa temannya dan petugas kesehatan menuju RSUD dr Soewondo Kendal untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.

Slamet, teman korban mengatakan, ia sebelumnya menghantarkan korban dari Jakarta-Semarang.

Slamet membenarkan bahwa korban pada 2 pekan lalu pulang dari Hongkong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved