Teror Virus Corona

PDP Corona Sragen Meninggal Dunia Namun Tidak Pernah Keluar Kota dan Kontak Penderita Covid-19

Meski saat ini tidak ada pasien positif corona di RS Moewardi Solo, namun ternyata pasein PDP di sana ternyata ada yang meninggal dunia.

Editor: Rival Almanaf
Kolase Tribun Jabar/Pixabay.com
Ilustrasi batuk karena virus corona. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN - Meski saat ini tidak ada pasien positif corona di RS Moewardi Solo, namun ternyata pasein PDP di sana ternyata ada yang meninggal dunia. 

Hal itu diungkapkan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati Selasa (31/3/2020).

Ia mengungkapkan satu warganya yang dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo karena berstatus pasien dalam pengawasan ( PDP) meninggal dunia.

Pasien berusia sekitar 60 tahun ini meninggal pada Senin (30/3/2020).

Sama-sama Mengusung Desain Layar Invinity V, Cuma Ini Bedanya Samsung Galaxy A01 dan A01s

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Satu PDP Asal Cilacap Meninggal, ODP Virus Corona Jadi 683 Orang

Lagi, 14 Jadwal Kereta Api Dibatalkan, PT KAI Daop V Purwokerto: Total Jadi 54 Perjalanan

Jam Malam Juga Diterapkan di Kota Pekalongan, Berlaku Mulai 1 April Pukul 21.00

Yuni mengatakan, pasien ini datang dalam kondisi demam dan memiliki riwayat penyakit diabetes serta jantung.

Pasien ini juga sempat dirawat di rumah sakit swasta di Sragen.

"Pada saat dilakukan pemeriksaan laboratorium mengarah ke arah Covid-19."

"Walaupun dalam riwayat tidak ada kontak dengan siapapun di area dia tinggal dan tidak pernah pergi keluar kota," kata Yuni kepada wartawan di Sragen, Jawa Tengah, Selasa (31/3/2020).

Sesuai dengan prosedur tetap (protap) apabila ditemukan kecurigaan yang mengarah ke Covid-19, akhirnya pasien tersebut dirujuk ke RSUD Dr Moewardi Solo pada Minggu (29/3/2020) malam.

"Pasien ini dirujuk ke RSUD Dr Moewardi pada malam hari."

"Kemudian besok sorenya meninggal dunia," ungkap Yuni.

Belum bisa memastikan pasien tersebut terpapar Covid-19 atau tidak karena hasil swab tenggorokan pasien tersebut belum keluar.

Hasilnya swab tenggorokan pasien ini diperkirakan baru keluar empat hingga lima hari lagi.

"Kemungkinan ke arah positif ada, kemungkinan ke arah negatif pun ada. Kita tunggu hasilnya (swab). Pasti nanti akan kita sampaikan," ujar dia.

Korban Meninggal Corona di Banyumas Bertambah, Simak Update Penyebaran Covid-19 Selasa 31 Maret

Berita Gembira, Seluruh Pasien Corona Sembuh di RS Moewardi Solo

Kurangi Risiko Tertular Corona, Simak Tips Berhubungan Intim saat Pandemi Covid-19

Gubernur se Sulawesi Sepakat Lockdown, Simak Enam Kesepakatan yang Mereka Susun

Lebih jauh, Yuni menyebut jumlah pasien dalam pengawasan di Sragen ada tiga orang.

Ketiga PDP tersebut masing-masing dirawat di RSUD Soehadi Prijonegoro dan RSUD Soeratno Gemolong.

"Dua PDP merupakan pasien lama dan satu PDP baru saja masuk," kata Yuni. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PDP Asal Sragen Meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo", 

Sumber: Kompas.com
  • Berita Terkait :#Teror Virus Corona
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved