Teror Virus Corona
Pasien Positif Corona Meninggal di Purwokerto Sempat Membaik, Rekan Saat Outbound Sembuh di Solo
Seminggu sebelum datang ke RSMS Purwokerto, pasien tersebut baru saja bepergian dari dua tempat yakni Surakarta (Solo) dan Kabupaten Semarang.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
"Tolong jangan bandel, jangan merasa paling sehat, paling bersih dan jangan egois."
"Tolong jaga jarak, sekali lagi jaga jarak minimal 1,8 meter. Sebab siapapun tidak tahu yang sudah tertular."
"Kerapkalinya, yang tertular justru tidak sebelumnya memiliki gejala sama sekali," kata Achmad Husein.
• Jam Malam Diberlakukan Hari Ini, Kapolresta Banyumas: Mulai Pukul 22.00 Hingga Subuh
• 13 Desa di Banyumas Sudah Jalankan Local Lockdown, Berikut Daftarnya
• Identitas Lengkap PDP Virus Corona Diumbar di Medsos, Pemkab Cilacap Kecewa: Sungguh Tak Manusiawi
• Nekat Gelar Resepsi Pernikahan, Wakapolres Kendal: Tak Segan Langsung Kami Bubarkan
Rekan kerja sembuh di Solo
Sementara itu, dari informasi yang didapat Tribunbanyumas.com, rekan satu profesi asal Kabupaten Sukoharjo yang juga dinyatakan sebagai pasien positif corona dinyatakan sembuh.
Pasien yang saat ini masih dirawat di RSUD dr Moewardi Surakarta tersebut diketahui ikut serta pula dalam kegiatan yang digelar di Ungaran, Kabupaten Semarang.
Hal itu pun diamini oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Gani Suharto pada Senin (23/3/2020).
Seperti dilansir dari TribunSolo.com, satu warganya berjenis kelamin laki-laki diduga terjangkit virus dan positif corona seusai mengikuti outbound bersama rekan seprofesinya.
"Kami dengar dia sempat ikut outbound dengan satu kantornya," katanya.
Gani memastikan, pasien tersebut saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Moewardi Solo.
"Masih dirawat di RSUD Dr Moewardi," imbuhnya.
Dia menjelaskan, kasus ini juga menyambung dengan beberapa wilayah lain, mengingat peserta outbound datang dari berbagai wilayah.
Untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini, Dinkes Kabupaten Sukoharjo telah melaksanakan penyelidikan epidemiologi terhadap semua PDP dan terkonfirmasi positif.
• Saya Legowo Demi Keselamatan Orang Banyak, Hajatan Penikahan Berhenti Seketika di Kesugihan Cilacap
• Kisah Pilu di Tasikmalaya, Jenazah Pasien Positif Corona Nginap Sehari di Mobil Ambulans
• Khasiat Kayu Bajakah Kalimantan dan Ciu Wlahar, Bahan Membuat Hand Sanitizer Cegah Virus Corona
• Kisah Pilu Kakak Beradik di Banjarnegara, Rumah Ambruk Karena Bambu Sudah Lapuk
“Semua orang yang pernah melakukan kontak dengan PDP maupun positif corona akan dilakukan pemantauan kesehatan dan diisolasi mandiri,” terangnya.
Dengan ditemukannya satu orang positif Covid-19 ini, Pemkab Sukoharjo pun langsung menetapkan status KLB.