Virus Corona Jateng
Ganjar Siapkan Anggaran Rp1,4 Triliun untuk Hadapi Wabah Virus Corona, Termasuk untuk Bantuan Warga
Ganjar Siapkan Anggaran Rp1,4 Triliun untuk Hadapi Wabah Virus Corona, Termasuk untuk Bantuan Sosial kepada Warga terdampak
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: yayan isro roziki
Ganjar Siapkan Anggaran Rp1,4 Triliun untuk Hadapi Wabah Virus Corona, Termasuk untuk Bantuan Sosial kepada Warga Terdampak
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Ganjar) menyiapkan realokasi anggaran senilai RP1,4 triliun untuk menghadapi wabah virus corona di Jateng.
Menurut Ganjar, angggaran Rp1,4 triliun itu, juga termasuk untuk jaring pengaman sosial atau bantun terhadap warga terdampak.
Ia berharap, realokasi anggaran ini dapat segera diputuskan dan diketok oleh DPRD Jateng, karena beberapa skenario penanganan telah disiapkan.
"Setelah kita kalkulasi rinci, (anggaran Pandemic Respon) kita butuh Rp 1,4 triliun minimal dan itu harus ada. "
"Tidak boleh turun dari situ," kata Ganjar, Minggu (29/3/2020) sesuai rilis yang diterima Tribunjateng.com.
• BREAKING NEWS: Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 Ditunda, Kesepakatan Bersama Pemerintah dan DPR
• Pelantikan PPS Kota Solo Ditunda, Ketua KPU: Karena KLB Virus Corona, tapi Penetapan Tak Berubah
• Perihal Penundaan Pilkada Serentak 2020, Ketua KPU Jateng: Kita Sudah Siapkan Sejumlah Opsi
• Skenario Terburuk, Pilkada Bisa Digelar pada Juni 2021. Ketua Komisi II DPR: Kita Lihat Kondisi
Dana tersebut diperuntukkan sebagai jaring pengaman sosial dan jaring pengaman ekonomi.
Ganjar menjelaskan, jaring pengaman itu sifatnya ada yang berupa langsung di konsumsi seperti bantuan sembako untuk masyarakat miskin.
Ada juga yang sifatnya pemberdayaan dengan diajak bekerja.
Sebagai satu contoh, lanjut Ganjar, Pemprov Jateng akan menjamin biaya kesehatan 1,8 juta orang yang belum masuk data masyarakat miskin.
• 5.000 Gelang Putih Disiapkan untuk ODP Virus Corona di Purbalingga. Tiwi: Lepas, Denda Rp500.000
Mereka adalah warga yang belum mendapat bantuan program keluarga harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan kelompok risiko rentan.
Dana akan diberikan untuk tiga bulan untuk menjamin kelangsungan hidup warga selama pandemi Corona.
"Kita sedang menyiapkan seluruh skenario yang ada di Jawa Tengah terus kita minta untuk membicarakan secara detail dan kita sudah punya rancangannya," katanya.
• Tiba-tiba Demam Pusing dan Sakit Tenggorokan? Bisa Jadi Itu Psikomatik, Bukan Terpapar Virus Corona
Anggaran Rp 1,4 triliun dari Pemprov Jateng itu juga masih bisa bertambah dengan back up anggaran dari APBD kabupaten/kota.
Menurut Ganjar, potensi penggeseran anggaran di kabupaten/kota untuk Pandemic Respon ini sangat besar, salah satunya yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).