Breaking News:

Wabah Virus Corona

Perancis Kumpulkan Denda Rp 504 Miliar Dari Masyarakat yang Langgar Kebijakan Lockdown

Pemerintah Perancis mengumpulkan denda sebesar Rp 504 miliar dari penindakan pelanggaran lockdown yang mereka terapkan.

Editor: Rival Almanaf
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Pemerintah Perancis mengumpulkan denda sebesar Rp 504 miliar dari penindakan pelanggaran lockdown yang mereka terapkan.

Denda sebanyak Rp 504 miliar dikumpulkan pemerintah Perancis dari 260.000 orang yang melanggar aturan lockdown virus corona.

Selama 11 hari terakhir, Negeri "Anggur" menutup sekolah dan hampir lini usaha guna memperlambat penyebaran penyakit Covid-19.

Cukup 15 Menit Saja, Perhatikan Waktu Berjemur untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Lawan Virus Corona

7 Meninggal Karena Corona, Simak Update Penyebaran Virus Corona di Jateng Hingga Minggu Pagi

Ruas Jalan Protokol Akan Ditutup Malam Hingga Pagi Hari, Jika Masih Ramai Tutup 24 Jam

Presiden UEFA Pertimbangkan Batalkan Semua Kompetisi di Eropa: Kami Miliki Tiga Rencana

Dalam konferensi pers, Perdana Menteri Edouard Philippe mengatakan, total 260.000 orang didenda karena mengabaikan aturan lockdown.

Dilansir Daily Mirror Sabtu (28/3/2020), pemerintah Perancis mengumpulkan hingga 25 juta poundsterling, atau sekitar Rp 504 miliar.

Kepada France24, Philippe berkata "pertarungan baru akan dimulai", dan menyebut 15 hari pertama pada April bakal lebih sulit.

Pada Jumat (27/3/2020), Paris mengumumkan bahwa masa lockdown untuk memerangi Covid-19 bakal diperpanjang hingga 15 April.

Lebih dari 100.000 polisi dikerahkan ke seantero negara untuk memastikan warga tidak keluar rumah, dan menjaga mereka agar tetap melakukan social distancing.

Orang-orang hanya diperbolehkan meninggalkan rumah jika mereka ke toko kelontong untuk membeli bahan pokok, bekerja, atau berobat.

Pos pemeriksaan pun didirikan, dengan warga diharuskan mampu menunjukkan dokumen resmi negara setiap kali mereka keluar rumah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved