Berita Semarang

Ruas Jalan Protokol Akan Ditutup Malam Hingga Pagi Hari, Jika Masih Ramai Tutup 24 Jam

Pemerintah Kota Semarang memberlakukan kebijakan penutupan sejumlah ruas jalan protokol mulai Minggu (29/3/2020).

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Rival Almanaf
malay mail
Lalu lintas di jalan raya Kuala Lumpur Malaysia tampak lengang pasca-diberlakukannya sistem penguncian (lockdown) secara nasional akibat corona. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang memberlakukan kebijakan penutupan sejumlah ruas jalan protokol mulai Minggu (29/3/2020).

Penutupan dilakukan pukul 18.00 hingga 06.00.

Ada pun jalan protokol yang akan dilakukan penutupan antara lain Jalan Pandanaran hingga Simpanglima, Jalan Pemuda, Jalan Gajahmada, Jalan Pahlawan, dan Jalan Ahmad Yani.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, penutupan jalan dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat agar mereka tidak berkerumun dan menerapkan social distancing.

Presiden UEFA Pertimbangkan Batalkan Semua Kompetisi di Eropa: Kami Miliki Tiga Rencana

Bukan Hanya Pekerja dan Pelajar, Pemain Bola Arema FC Juga Jalani Latihan Online, Begini Caranya

Ribuan Relawan Bergabung dalam Percepatan Penanganan Virus Corona, BPNB: Ada 5.816 Orang

Kisah Pemain Chlesea Pedro Rodriguez Tak Bisa Mudik Bertemu Anak dan Keluarga karena Virus Corona

"Cara mengurangi penyebaran covid-19 adalah social distancing atau jangan pergi kemana-mana kecuali sangat perlu. Kami lihat perkembangan masih cukup banyak. Maka, mulai hari ini jalan protokol ditutup pukul 6 sote hingga 6 pagi," terang Hendi, sapaan akrabnya.

Hendi mengatakan, terkait penutupan ini pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang. Kebijakan ini akan berlaku setiap hari. Pihaknya akan melihat satu peken kedepan. Jika mobilitas masyarakat masih tinggi, tidak menutup kemungkinan ruas jalan akan ditutup selama 24 jam.

Dia menegaskan, ini bukan upaya lockdown melainkan hanya mengurangi mobilitas masyarakat saja.

"Ini hanya mengurangi supaya warga yang sehat tidak muter-muter. Kalau ruas sudah ditutup mereka tidak punya keinginan untuk muter-muter di Semarang.

Laudya Cynthia Bella Angkat Bicara Kasus Dugaan Penggelapan Uang Irwansyah dan Medina Zein Memanas

Daftar Daerah yang Sudah Terapkan Lockdown di Indonesia, Bagaimana Perbedaannya?

Video 2 Remaja Perempuan Terseret Ombak Laut Selatan di Cilacap

Cegah Penyebaran Virus Corona, Meotel Purwokerto Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Arcawinangun

Selain memberlakukan kebijakan penutupan ruas jalan, tambah Hendi, Pemkoy juga akan membatasi jam operasional BRT Trans Semarang. Mulai Senin, transportasi massal milik pemerintah ini akan beroperasi pukul 06.00 hingga 15.00 saja. (eyf) 

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved