Berita Banjarnegara

Ramai-ramai Lockdown Desa di Banjarnegara untuk Cegah Virus Corona

Masyarakat sempat dihebohkan dengan aksi karantina wilayah Desa Purwonegoro Kecamatan Purwanegara Banjarnegara.

Editor: Rival Almanaf
TRibunbanyumas.com/ Khoirul Muzaki
Penutupan jalan akses desa Kalipelus Kecamatan Purwanegara Banjarnegara 

"Ini untuk pencegahan COVID-19,"kata Eko Kepala Dusun Kalipelus Desa Kalipelus Kecamatan Purwanegara Eko

Menurut Eko, kebijakan ini bukan diputuskan sepihak oleh pemerintah desa, melainkan aspirasi warga.

Melalui penutupan jalan akses ini, mobilitas warga yang ingin bepergian dibatasi.

Mereka yang ingin bepergian keluar dari dusun harus melapor ke posko sehingga diketahui tujuannya.

Demikian halnya warga dari luar yang ingin masuk ke dusun harus melapor ke petugas yang berjaga.

Masyarakat juga tidak diizinkan bepergian ke luar daerah selama 14 hari ke depan.

Khusus warga dari luar daerah yang ingin masuk ke desa Kalipelus, harus memastikan diri dalam kondisi sehat.

Sebelum diizinkan masuk, mereka juga harus mau disemprot disinfektan agar tidak asa lagi kuman yang menempel.

"Warga yang mau keluar juga harus melapor ke posko dulu, kepentingannya apa,"katanya

Meski berkepentingan, para penagih hutang atau debt collector pun harus patuh terhadap peraturan ini.

Mereka dilarang masuk desa Kalipelus sampai 14 hari ke depan.

Eko mengatakan, kebijakan ini diberlakukan dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona ke desa Kalipelus.

Tes Cepat dan Luas serta Jarang Kumpul, Kunci Rendahnya Kematian karena Virus Corona di Jerman

Chord Kunci Gitar Lagu Gadis Perekam Hujan Jikustik

Tukang Ojek Pengkolan Libur Syuting, Ini Kesibukan Pemeran Bang Ojak, Tisna, dan Mas Pur di Rumah

Menimbang Kebijakan Tidak Mudik Tidak Piknik Lebaran 2020. Berikut Fakta-fakta dan Skenarionya

Ratusan warga Kalipelus yang masih berada di perantauan pun diimbau menunda kepulangannya sampai situasi kembali normal.

Adapun yang terlanjur pulang diminta mengisolasi diri selama 14 hari sembari dipantau kesehatannya.

Kebijakan ini justru membuat warga tenang. Mereka merasa ada yang melindungi dari ancaman virus jahat.

Warga tidak lagi ketar ketir karena warga yang datang dari luar tidak bisa leluasa masuk desa karena peraturan ini. (aqy)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved