Rabu, 6 Mei 2026

Berita Kesehatan

Delapan Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah di Jateng Siap Layani Pasien Virus Corona

Untuk rencana besar ke depan, akan menggunakan gedung rusunawa di area RS PKU Muhammadiyah Gombong sebagai RS central penanganan corona.

Tayang:
Editor: deni setiawan
PWM JAWA TENGAH
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah bersama dengan Tim Poskor Covid-19 menggelar konferensi pers terkait penanganan virus corona di Jawa Tengah. Kegiatan itu digelar di Gedung Dakwah PWM Jawa Tengah Lantai 1, Jalan Singosari 33 Semarang, Kamis (26/3/2020). 

"Seluruh potensi digerakkan untuk mendukung program ini,” kata Naibul Umam.

Saya Legowo Demi Keselamatan Orang Banyak, Hajatan Penikahan Berhenti Seketika di Kesugihan Cilacap

Lockdown Local Full Bakal Diberlakukan di Tegal, Wali Kota: Dilematis Tapi Lebih Baik Saya Dibenci

Tidak Bakal Ditilang, Dispensasi Khusus Perpanjangan SIM, Ini Penjelasan Lengkap Polda Jateng

Nekat Gelar Resepsi Pernikahan, Wakapolres Kendal: Tak Segan Langsung Kami Bubarkan

Muhammadiyah memberikan psikososial bagi keluarga yang terdampak Covid-19.

Yakni melalui program pendampingan serta melatih petugas pendamping.

Karena hal ini harus diperhatikan agar secara psikis para petugas tidak mengalami stres atau tekanan mental ketika ada keluarga yang terdampak virus corona.

Di sisi lain, Dr Hasan Bayuni menyampaikan, ada 8 rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah di Jawa Tengah yang siap melayani pasien virus corona.

“Dalam setiap penanganan harus dilakukakan secara serius dan melayani pasien virus corona itu tidak sesederhana melayani pasien pada umumnya."

"Baik energi, SDM dibutuhkan, kesiapan mental dan fisik yang kuat, dan harus memakai baju APD yang lengkap, serta dibutuhkan tenaga-tenaga yang prima,” jelasnya.

Adapun secara rinci kedelapan rumah sakit tersebut yakni RSI Muhammadiyah Kendal, PKU Muhammadiyah Wonosobo.

PKU Muhammadiyah Gombong, PKU Fastabiq Sehat Pati, RS Muhammadiyah Roemani Semarang, RS Aisyiyah Muntilan, dan PKU Muhammadiyah Sruweng.

Dr Hasan Bayuni menambahkan, untuk tenaga medis sementara memberdayakan tenaga di masing masing rumah sakit tersebut.

Pilihan kedelapan rumah sakit itu karena merupakan rumah sakit yang dianggap memiliki kelayakan.

Baik sumberdaya manusia (SDM) maupun fasilitas, selain juga telah terakreditasi paripurna.

Untuk rencana besar ke depan, kata dr Bayuni, akan menggunakan gedung rusunawa di area RS PKU Muhammadiyah Gombong sebagai RS central penanganan corona.

Dimana di sana menyediakan 50 tempat tidur bagi pasien.

“Saat ini sedang dalam proses renovasi agar bisa memenuhi standar RS penanganan virus corona."

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved