Berita Kesehatan

Delapan Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah di Jateng Siap Layani Pasien Virus Corona

Untuk rencana besar ke depan, akan menggunakan gedung rusunawa di area RS PKU Muhammadiyah Gombong sebagai RS central penanganan corona.

Editor: deni setiawan
PWM JAWA TENGAH
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah bersama dengan Tim Poskor Covid-19 menggelar konferensi pers terkait penanganan virus corona di Jawa Tengah. Kegiatan itu digelar di Gedung Dakwah PWM Jawa Tengah Lantai 1, Jalan Singosari 33 Semarang, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah bersama dengan Tim Poskor Covid-19 menggelar konferensi pers terkait penanganan virus corona di Jawa Tengah.

Kegiatan itu digelar di Gedung Dakwah PWM Jawa Tengah Lantai 1, Jalan Singosari 33 Semarang, Kamis (26/3/2020).

Acara tersebut dipimpin Drs H Tafsir selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah'> Muhammadiyah Jawa Tengah.

Lalu ada, Ketua Poskor Covid-19 Muhammadiyah Jawa Tengah'> Muhammadiyah Jawa Tengah, Naibul Umam dan wakil ketua Dr Hasan Bayuni.

Masuk Desa Kalongan Ungaran Wajib Masuk Bilik Sterilisasi, Swadaya Warga Cegah Virus Corona

Lockdown Local di Banjarnegara, Pemdes Purwonegoro Mulai Batasi Warga Luar Masuk Desa

Bikin Kaget Warga, Tiwi Keliling Purbalingga Naiki Mobil Damkar, Sosialisasi Sekaligus Bagi Masker

Jangan Mudik! Makin Masif Dikampanyekan Pemprov Jateng, Ganjar: Ini Demi Keluarga Tercinta

Dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunbanyumas.com, Jumat (27/3/2020), Tafsir mengatakan, Muhammadiyah setiap ada bencana mencoba ikut terlibat.

Bahkan Muhammadiyah punya prinsip “sekarang berangkat sekarang bertindak”.

“Karena kami tidak boleh terlambat dalam penanganan bencana, termasuk bencana Covid-19 atau virus corona ini."

"Kami sudah melakukan langkah- langkah dari awal. Mulai dari elemen cabang, daerah, maupun wilayah,” ujarnya.

Tafsir menyampaikan, Muhammadiyah Jawa Tengah'> Muhammadiyah Jawa Tengah pada penanganan kasus virus corona ini menyampaikan, sinergi terus dilakukan dan secara masif.

Yakni antara Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Lembaga Amal Zakat Infaq Shodaqah ( Lazismu) yang menangani pendanaan.

Serta MPKU yang menangani pelayanan medis harus selalu bersama karena Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri.

“Ada beberapa hal yang saat ini sedang kami siapkan."

"Seperti program keluarga tangguh menghadapi virus corona. Misal membantu penggalangan dana untuk guru Muhammadiyah."

"Program ini akan didukung penuh oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Jateng, Aisyiyah, dan ortom yang lain."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved