Jawa Tengah
TKA di Jateng Melonjak Jadi 22 Ribu Orang, Paling Banyak dari China
Jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) di Jawa Tengah tahun 2025 naik tajam hingga tembus 22.338 orang. Pekerja asal China mendominasi.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Disnakertrans Jawa Tengah mencatat kenaikan jumlah TKA pada tahun 2025 sebanyak 3.046 orang dibanding tahun sebelumnya.
- Total TKA di Jateng kini mencapai 22.338 orang, naik dari 19.292 orang pada tahun 2024.
- Berdasarkan asal negara, TKA asal China mendominasi dengan jumlah 12.358 orang, disusul Korea (2.311) dan Jepang (2.178).
- Lonjakan ini dipicu oleh berkembangnya kawasan industri baru seperti KITB Batang, Jepara, dan Jateng Land Demak.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pertumbuhan kawasan industri di Jawa Tengah berbanding lurus dengan masuknya ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA).
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah mencatat adanya lonjakan signifikan jumlah pekerja asing pada tahun 2025.
Kepala Disnakertrans Jateng, Ahmad Aziz menyebut, saat ini terdapat puluhan ribu ekspatriat yang mencari nafkah di provinsi ini.
Baca juga: Kasus Viral Pesta Miras Karyawati dengan TKA di Jepara, Ini Peringatan Keras dari Serikat Pekerja
"Iya jumlah TKA naik di Jateng karena industrinya kan berkembang, banyak industri baru seperti di KITB (Kawasan Industri Terpadu Batang), kawasan industri Jepara, Jateng Land (Demak)," kata Aziz, Sabtu (10/1/2026).
Naik 3 Ribu Orang
Aziz merinci, total TKA tahun 2025 mencapai 22.338 orang.
Angka ini naik sebanyak 3.046 orang dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 19.292 orang.
Didominasi Warga China
Dari sebaran kewarganegaraan, pekerja asal Tiongkok masih menduduki peringkat teratas dengan jumlah yang sangat dominan, yakni lebih dari setengah total populasi TKA.
"Masih didominasi dari China 12.358 orang, Korea sebanyak 2.311 orang, Jepang ada 2.178 pekerja dan India sebanyak 941 orang," beber Aziz.
Sisanya, lanjut Aziz, berasal dari negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, Taiwan, hingga Inggris.
| Lindungi Nyawa Pendaki, Radius Aman Gunung Slamet Diperluas 3 Km |
|
|---|
| Aktivitas Magma Naik, Jauhi Puncak Gunung Slamet Radius 3 Km |
|
|---|
| Kenang 12 Korban Tewas, PUPR Jateng Bangun Jalur Penyelamat Purworejo |
|
|---|
| Plt Bupati Cilacap Kritik KPK, Sebut OTT Jebakan Tanpa Peringatan |
|
|---|
| BKD Jateng Periksa Korban Pelecehan Oknum Ngaku Ajudan Gubernur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260109-Pekerja-Asing-Jateng.jpg)