Sabtu, 18 April 2026

Ibunda Jokowi Meninggal

Presiden Imbau Masyarakat Tidak Melayat, Cukup Doakan Dari Rumah

Muncul imbauan untuk tidak melayat Ibunda Presiden RI Joko Widodo Sudjiatmi Notomiharjo yang tutup usia pada Rabu (25/3/2020) malam.

Editor: Rival Almanaf
Facebook/Presiden Joko Widodo, Kompas.com/Dani Prabowo
Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi, mengunggah video ucapan Hari Ibu untuk sang Ibunda, Sudjiatmi, di akun media sosialnya, Sabtu (22/12/2018). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Muncul imbauan untuk tidak melayat Ibunda Presiden RI Joko Widodo Sudjiatmi Notomiharjo yang tutup usia pada Rabu (25/3/2020) malam.

Imbauan itu disampaikan lewat Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Jokowi menitip pesan agar masyarakat tak bertakziah ke rumah duka.

Presiden hanya meminta warga berdoa dari rumah masing-masing.

Meski demikian, hal itu tak membuat TNI dan Polri melonggarkan jumlah pasukan pengaman di rumah duka.

Resep Masakan Gembus Singkong, Khas Cilacap

Cegah Corona Ganjar Minta Pantau Kesehatan Ribuan Pemudik Jabodetabek ke Banyumas dan Cilacap

Sanksi Administrasi Pelaporan SPT Tahunan Dihapus

Chord Kunci Gitar Lagu Kita Bisa Ran Feat Tulus

Pihak TNI dan kepolisian bersinergi dalam mengamankan lokasi rumah duka keluarga besar Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jalan Pleret Raya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Kapolda Jawa Tengan Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyampaikan ribuan personel disiagakan untuk mengamankan lokasi.

"Ini merupakan pengamanan VVIP yang disebut pengamanan Waskita yang menerjunkan 1.200 personel pengamanan," tutur Rycko, Rabu (25/3/2020).

"Itu terdiri atas 650 personel TNI dan 550 personel kepolisian, termasuk Brigadir Mobil dan kawan-kawan Dishub," imbuhnya membeberkan.

Personel akan disebar ke sejumlah titik untuk mengamankan rangkaian prosesi pemakamanan Sudjiatmi Notomihardjo atau akrab disapa Eyang Noto.

"Pengamanan di rumah duka, sekitar rumah duka, termasuk rute sepanjang pemakaman dan tempat pemakaman," jelas Rycko.

Pihak keamanan menyediakan tempat khusus bagi masyarakat yang melayat ke rumah duka Presiden Jokowi.

Sekat Pelayat Hanya Sampai Gerbang Rumah Duka

Masyarakat yang ingin melayat hanya diperkenankan sampai gerbang masuk jalan rumah duka.

"Hanya disekat di sini, penyekatan merupakan amanah keluarga, pihak keluarga mengamanahkan pada para pelayat yang akan hadir cukup mendoakan dari rumah saja," jelas Rycko.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved