Berita Nasional

Sanksi Administrasi Pelaporan SPT Tahunan Dihapus

Sanksi administrasi dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Tahun Pajak 2019 dihapus.

Sanksi Administrasi Pelaporan SPT Tahunan Dihapus
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK KEMENKEU RI
ILUSTRASI - Pelaporan SPT Tahunan melalui sistem e-Filling. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Sanksi administrasi dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Tahun Pajak 2019 dihapus.

Hal itu diputuskan Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak.

Dimana apabila mengalami keterlambatan pelaporan SPT Tahunan tidak akan dikenai denda atau sanks administrasi.

Saya Legowo Demi Keselamatan Orang Banyak, Hajatan Penikahan Berhenti Seketika di Kesugihan Cilacap

Empat Pasien Asal Purbalingga Berstatus Positif Corona, Bupati: Riwayat Adalah Orang Perantauan

Lockdown Local Full Bakal Diberlakukan di Tegal, Wali Kota: Dilematis Tapi Lebih Baik Saya Dibenci

Satu Warga Kabupaten Semarang Positif Corona, Sudah Diisolasi di RSUD KRMT Wongsonegoro

Sesuai yang dilansir dari Kompas.com, Kamis (26/3/2020), itu dilakukan sebagai satu kebijakan perpajakan sehubungan dengan penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

Dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor Kep-156/PJ/2020 tentang Kebijakan Perpajakan Sehubungan dengan Penyebaran Wabah Virus Corona 2019.

Dikatakan, akibat penyebaran virus corona tersebut pada 14 Maret hingga 30 April 2020 ditetapkan sebagai keadaan kahar (force majeur).

"Kepada Wajib Pajak (WP) orang pribadi yang melaporkan SPT Tahunan Tahun Pajak 2019."

"Dan yang melakukan pembayaran atas jumlah pajak yang kurang dibayar dalam SPT Tahunan PPh orang pribadi Tahun Pajak 2019 sampai 30 April 2020 diberikan penghapusan sanksi administrasi atas keterlambatan," jelas DJP dalam keterangan tertulisnya.

Adapun untuk WP orang pribadi yang menjadi peserta program amnesti pajak dan harus menyampaikan laporan realisasi pengalihan dan investasi harta tambahan.

DJP akan memperlonggar penyampaian laporan hingga 30 April 2020.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved