Berita Teknologi

Khasiat Kayu Bajakah Kalimantan dan Ciu Wlahar, Bahan Membuat Hand Sanitizer Cegah Virus Corona

Bajakah dan ciu menjadi populer akhir-akhir ini, di saat wabah virus corona sedang melanda Indonesia.

Editor: deni setiawan
KOMPAS TV
Ekslusif AIMAN yang ditayangkan Kompas TV, Senin (12/8/2019) malam mengenai tanaman bajakah di Hutan Kalimantan. 

"Setelah mendidih, biarkan dingin perlahan dengan kondisi wadah tetap tertutup rapat."

"Kemudian disaring dan ambil airnya," ujarnya.

Air rebusan dari kayu bajakah itu kemudian ditambahkan dengan 420 mm ethanol 96 persen dan juga 7 mm gliserin 98 persen.

Pasien Positif Virus Corona Jateng Naik Dua Kali Lipat, Ganjar Minta Ketegasan Kepala Daerah

Kades Bojanegara Tersangka, Penarikan Uang Syukuran Perangkat Desa di Purbalingga

Sumanto Belum Percaya Pengasuhnya Meninggal, Malam Masih Ngobrol Bareng di RSKJ Purbalingga

Bupati Banyumas Dibully Warga, Gara-gara Sukses Bikin Hand Sanitizer Berbahan Ciu

Ciu Hand Sanitizer

Tak hanya kayu bajakah, minuman beralkohol berupa ciu pun dapat menjadi bahan dalam pembuatan hand sanitizer.

Seperti yang dilakukan Bupati Banyumas Achmad Husein.

Dia sukses membuat hand sanitizer dengan mengggunakan bahan alkohol tradisional berjenis ciu.

Ciu itu diperolehnya dari warga sentra industri kecil di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas.

Dirinya pun telah membagikan cara pembuatannya kepada masyarakat luas.

"Saya pakai gliserin untuk penghalus dan hidrogen peroksida itu antiseptik," kata Husein.

Bahkan, hand sanitizer racikannya tersebut kini sudah dibagikan kepada masyarakat secara gratis.

Husein menjelaskan, ide itu muncul untuk mengatasi kelangkaan hand sanitizer yang terjadi beberapa waktu terakhir akibat penyebaran virus corona (Covid-19).

Lalu, dirinya menyadari bahwa wilayahnya memiliki sumber daya alkohol berlebih, yaitu di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas.

Cara pembuatan Achmad pun kembali menjelaskan.

Pertama ciu diolah terlebih dahulu sehingga menghasilkan kadar alkohol mencapai 96 persen.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved