Breaking News:

Berita Kriminal

Ibu dan Anaknya Siswi SMP Dicabuli Bergantian Oleh Seorang Dukun, Setelah Mengeluh Sakit Perut

Ibu dan anak di Tasikmalaya secara bergantian disetubuhi seorang kakek yang mengaku sebagai dukun yang bisa menyembuhkan penyakit.

Editor: Rival Almanaf
Trbun Lampung/Dody Kurniawan
Ilustrasi pelecehan seksual. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TASIKMALAYA - Ibu dan anak di Tasikmalaya secara bergantian disetubuhi seorang kakek yang mengaku sebagai dukun yang bisa menyembuhkan penyakit.

Akibatnya UJ (55), seorang kakek yang mengaku dukun itu ditangkap polisi setelah mencabuli seorang ibu dan anaknya yang masih siswi SMP di Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Menurut polisi, kejadian itu berawal saat pelaku mengaku bisa menyembuhkan sakit perut yang diderita kedua korban dengan cara berhubungan badan.

"Awalnya kedua korban dirayu bisa menyembuhkan sakit perutnya dengan cara berhubungan badan."

"Pelaku pun secara bergantian melakukan perbuatan itu dengan anak korban," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota AKP Yusuf Ruhiman, di ruang kerjanya, Selasa (24/3/2020).

Setelah itu, pelaku mengaku telah berulang kali melakukan dengan kedua korban secara bergantian.

Nanti Malam Purwokerto Diguyur Hujan, Simak Prakiraan Cuaca BMKG Rabu 25 Maret 2020

Kisah Pasien Sembuh dari Corona Sempat Alami Gangguan Penciuman hingga Susah Makan

Memegangi Wajah Jadi Salah Satu Media Penyebaran Virus Corona, Simak Tips Mencegahnya

Kisah Sumari Kepala Ruang Isolasi Corona yang Sempat Diminta Keluarganya Pindah, Ini Tugas Negara

Setelah termakan dengan rayuannya, pelaku meminta kedua korban untuk tidak memberitahu orang lain, termasuk suami korban.

"Jadi pelaku menekan kedua korban supaya apa yang dilakukannya saat pengobatan tak diberitahukan kepada siapa-siapa, termasuk suaminya," ujar Yusuf.

Diduga takut dengan ilmu mistis yang dimiliki pelaku, korban pun menuruti semua perintah UJ.

Menurut polisi, dukun berinisial UJ (55) tersebut mengaku memperdayai ibu dan anak tersebut sejak Maret 2020.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved