Berita Banjarnegara
Wanita Banjarnegara Meninggal saat Perjalanan dari Jakarta, Dinkes: Kami Tangani Sesuai Protap
Wanita Banjarnegara Meninggal saat Perjalanan dari Jakarta, Dinkes: Kami Tangani Sesuai Protap
Penulis: khoirul muzaki | Editor: yayan isro roziki
Wanita Banjarnegara Meninggal saat Perjalanan dari Jakarta, Dinkes: Kami Tangani Sesuai Protap
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Beredar informasi di media sosial (medsos), seorang warga Banjarnegara meninggal di dalam bus, saat perjalanan dari Jakarta menuju Banjarnegara, Minggu (22/3).
Info itu disertai foto yang menunjukkan beberapa petugas dengan alat pelindung diri mengantar jenazah ke rumah.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjarnegara, Ahmad Setiawan, membenarkan adanya warga Banjarnegara yang meninggal saat perjalanan pulang dari Jakarta.
Jenazah itu pun kemudian dipulangkan ke rumah duka di Banjarnegara untuk dimakamkan.
Meski belum tentu korban meninggal karena Covid-19, pihaknya tetap menerapkan standar tertinggi untuk penanganan jenazah sesuai prosedur.
• Mendadak Tak Bisa Mencium Bau, Gejala Baru Terinfeksi Virus Corona. Begini Penjelasan Ahli
• Jateng Produksi APD Virus Corona Sendiri, Segera Didistribusikan ke Paramedis di Rumah Sakit
• Anggota DPR RI Tinjau Kesiapan Rumah Sakit Rujukan PDP Virus Corona di Purbalingga
• Jokowi: Distribusi 105.000 APD dari Virus Corona Siap Dilakukan, 180 Negara Rebutan
"Kami lakukan standar tertinggi sesuai protap. Waspada wajib kami lakukan,"katanya
Ahmad mengatakan, untuk mengetahui sebab kematian korban harus dilakukan otopsi.
Pihaknya memilih melakukan upaya pencegahan meski belum tentu korban meninggal karena Covid-19.
Tetapi dari informasi yang diperoleh, korban memiliki riwayat hipertensi sebelum meninggal.
"Alhamdulillah sakitnya hipertensi. Mungkin jantung atau asma," katanya.
• Pesawat Hercules TNI AU Bawa 12 Ton Logistik Penanganan Virus Corona dari China Mendarat di Natuna
Pihaknya pun tetap mendata keluarga melalui penyelidikan epidemiologi karena mereka baru pulang dari Jakarta, yang menjadi salah satu wilayah penyebaran virus corona di Indonesia.
Kepala Desa Parakan, Saryo, mengatakan korban sebelumnya ikut suaminya yang bekerja di Jakarta.
Sebelum meninggal, korban bersama suaminya memutuskan pulang ke Banjarnegara dengan menumpang bus.
Tetapi sampai di tengah perjalanan, korban mengalami sakit serius hingga meninggal.
Korban pun sempat dibawa ke RSUD Bumiayu sebelum dipulangkan ke Banjarnegara.
Saryo mengatakan, korban sebelumnya punya riwayat sakit hingga pernah menjalani operasi payudara dan hidung.
"Dia pernah operasi sebelumnya," katanya. (*)
• Acara Ngunduh Mantu di Purwokerto Dibubarkan Polisi, Rombongan Tamu Pulang Dikawal Petugas
• 10.000 Rapid Test Virus Corona Disediakan Pemkot Semarang untuk Warga, Antipasi Wabah Covid-19
• Klorokuin Bukan Antivirus Corona, Dokter: Obat Keras, Efek Sampingnnya Berbahaya, Bisa Mematikan
• Bikin Sendiri Cairan Disinfektan dari Pemutih Pakaian atau Pembersih Lantai. Yuk, Simak Caranya