Teror Virus Corona
Kisah Sedih Tak Bisa Hadiri Pernikahan Putrinya, Dikarantina Karena Corona, Pria Ini Kirim Robot
Dikarenakan harus menjalani karantina, seorang ayah kirimkan robot untuk hadiri pernikahan anaknya.
TRIBUNBANYUMAS - Berdasarkan data terkini, setidaknya ada 188 negara, sebagian warganya terjangkit wabah virus corona.
Akibatnya banyak warga yang harus sementara waktu menjalani karantina atau menjalani perawatan di ruang isolasi.
Tak hanya itu, dampak pandemi virus corona secara global ini pula, banyak acara penting tertunda.
Salah satunya momen terdampak itu adalah pesta pernikahan.
• Terima Paket Belanja Online Bisa Saja Tertular Virus Corona, Bila Kamu Lakukan Ini
• Sumanto Belum Percaya Pengasuhnya Meninggal, Malam Masih Ngobrol Bareng di RSKJ Purbalingga
• Mengintip Keajaiban Potensi Lokal Banyumas, Ciu Wlahar Dilirik Bupati Banyumas Bikin Hand Sanitizer
• Merasa Direndahkan Anggota DPRD Blora, TKW Asal Cilacap di Hongkong Bikin Surat Terbuka
Ada cerita di Amerika Serikat terkait pernikahan dan virus corona (Covid-19) tersebut.
Dikarenakan harus menjalani karantina, seorang ayah kirimkan robot untuk hadiri pernikahan anaknya.
Kecanggihan teknologi robot yang terus berkembang semakin memberi kemudahan bagi manusia.
Salah satunya robot telepresence yang dapat dikendalikan dari jarak sangat jauh melalui komputer atau perangkat gawai lainnya.
Robot ini memungkinkan orang berinteraksi dari jarak jauh.
Melansir dari Kompas.com, Minggu (22/3/2020), seorang ayah dikarantina karena positif terinfeksi virus corona.
Pria itu kini berada di Pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di California.
Sementara, putrinya akan melangsungkan pernikahan.
Joel Young, seorang kontraktor teknisi bagian lampu kapal, kemudian mengirimkan robot telepresence untuk menggantikannya di pernikahan sang anak.
Ribuan penumpang di kapal pesiar Grand Princess terperangkap, setelah wabah virus corona, SARS-CoV-2 menginfeksi sejumlah penumpang.
Joel telah menjalani karantina dan menghabiskan waktunya di kabin kapal.