Berita Blora

Perihal Anggota DPRD Blora Tolak Cek Kesehatan, Wabup Arief Rohman: Ada Miskomunikasi

Perihal Anggota DPRD Blora Tolak Cek Kesehatan, Wabup Arief Rohman: Ada Miskomunikasi

DOKUMENTASI WARGA BLORA
Anggota DPRD Kabupaten Blora marah dan menolak diperiksa kesehatannya seusai melakukan kunjungan ke Lombok NTB. 

Ketika ditanya apakah ada kebijakan dari pemerintah yang melarang pejabat dan anggota dewan keluar kota, Arief mengatakan arahan tersebut sudah diberikan bupati dan pemerintah pusat.

Bahwa agar mengurangi kunjungan dulu sampai dinyatakan sudah aman. Arahan itu pun merupakan hasil rapat koordinasi forum pimpinan daerah.

Sosiolog: Perlu Ada Regulasi dan Sanksi agar Social Distancing Efektif Kendalikan Wabah Corona

Selain itu, juga harus dilihat kepentingan dan urgensi keperluannya. Toh, saat di bandara, kata dia, juga akan diperiksa atau dicek kesehatannya seperti suhu tubuh dan sebagainya.

"Pastinya, teman-teman juga sudah memiliki kesadaran, jika terindikasi atau gejala mirip dan suhunya 38 derajat ke atas, pasti langsung periksa," imbuhnya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bersyukur belum ada warganya yang positif Covid-19.

Bikin Geger Warganet

"Bukan TKW, Kita!" Kata itu meluncur saat rombongan anggota DPRD Blora menolak diperiksa tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) setempat.

Peristiwa itu terjadi di Terminal Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (19/3/2020) malam.

Rombongan anggota DPRD Blora hendak diperiksa kesehatannya, setelah mereka pulang dari kegiatan kunjungan kerja (Kunker) ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tim medis Dinkes Kabupaten Blora menyambut kedatangan para wakil rakyat dengan berupaya melakukan medical check up mengantisipasi tertularnya Covid-19.

Merasa Direndahkan Anggota DPRD Blora, TKW Asal Cilacap di Hongkong Bikin Surat Terbuka

Bukannya merespons dengan baik, beberapa anggota dewan tersebut justru menolak untuk dicek kesehatannya.

Aksi tak pantas beberapa anggota DPRD Kabupaten Blora tersebut viral di media sosial setelah videonya diunggah oleh warga.

Salah satunya dalam akun Facebook "Opini Blora" yang telah ditonton oleh 132 ribu orang hanya dalam hitungan jam dengan respons 3.000 komentar.

Dalam video amatir berdurasi 2 menit tersebut, terlihat jelas seorang anggota DPRD Kabupaten Blora, WR marah-marah di hadapan tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.

Anggota dewan yang mengenakan topi serta baju biru tersebut membentak-bentak tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved