Teror Virus Corona
RSUD Cilacap Ditunjuk Jadi Rumah Sakit Rujukan Lini Kedua, Tampung Pasien Limpahan Purwokerto
Kendati dipilih sebagai rujukan lini kedua, RSUD Cilacap sudah menyiapkan beberapa hal terkait penanganan pasien virus corona.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - RSUD Cilacap ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan lini kedua.
Artinya RSUD Cilacap siap menampung pasien virus corona apabila rumah sakit rujukan seperti RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto dan RSUD Banyumas tidak sanggup lagi menampung pasien.
Kendati dipilih sebagai rujukan lini kedua, pihak rumah sakit sudah menyiapkan beberapa hal terkait penanganan pasien virus corona.
• Kisah Kedekatan H Supono dan Sumanto di RSKJ Purbalingga, Jadi Pengawal Setia Tiap Pengajian
• Dua Pasien Baru Positif Corona di Jateng, Ganjar: Total 12 Orang, 3 Meninggal, 97 PDP
• Pelantikan Perangkat Desa Bertarif di Bojanegara, Polres Purbalingga: Segera Tetapkan Tersangka
• Hendak Dibangun Flyover, Pedagang Pasar Kroya Cilacap Kabarnya Menolak, Ini Kata Ketua Paguyuban
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi membenarkan kalau RSUD Cilacap ditunjuk jadi rumah sakit rujukan lini kedua.
"RSUD Cilacap siap. Ada ruang isolasi. Kalau nanti RSUD Margono Soekarjo Purwokerto over kapasitas."
"Pasien sudah penuh. Bisa dirujuk ke RSUD Cilacap," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis, (19/3/2020).
Sementara itu, Direktur RSUD Cilacap, Reza Prima Muharama mengatakan, pihak rumah sakit sudah menindaklanjuti penunjukkan itu.
Pihak RSUD Cilacap telah menyiapkan Tim Kesiapsiagaan Covid-19.
"Tim itu terdiri dari dokter spesialis paru-paru, dokter spesialis telinga hidung tenggorokan (THT), dan dokterspesialis radiologi," ujar Reza.
Selain itu, kata Reza, persiapan lainnya adalah menyiapkan ruang yang digunakan untuk pasien.
Sudah ada empat ruangan yang terdiri dari delapan tempat tidur.
"Ruangan itu untuk pasien terduga. Sekali lagi terduga."
"Yang nanti bisa menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP)."
"Apabila memang ada pasien dalam pengawasan, kami juga sudah menyiapkan ruang isolasi," tambahnya.
Selain menyiapkan ruang, Dinkes Kabupaten Cilacap juga akan melakukan sosialisasi edukasi terkait pencegahan dan penanganan virus corona. (Muhammad Yunan Setiawan)
• Kisah Almarhum H Supono Mustajab, Penolong Sumanto di Purbalingga, Sopir Penabrak Masih Diburu
• Hoaks, Kabar Pasien Meninggal Asal Kebumen Adalah Positif Corona
• Penting Biar Makin Paham, Lima Tahapan Edukasi Anak tentang Virus Corona
• Wilayah Perbatasan Banyumas Dijaga 24 Jam, Tiap Pengendara Dicek Gunakan Termometer