Wabah Virus Corona
ODP Virus Corona di Salatiga Bertambah 2 Orang
Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga membenarkan adanya penambahan jumlah orang dalam pengawasan (ODP) virus Corona (Covid-19) sebanyak 2 orang.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: Rival Almanaf
TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga membenarkan adanya penambahan jumlah orang dalam pengawasan (ODP) virus Corona (Covid-19) sebanyak 2 orang.
Kepala DKK Salatiga Siti Zuraidah mengatakan semula ODP Covid-19 di Kota Hati Beriman dilaporkan sebanyak 64 orang pada Selasa 16 Maret 2020.
Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sejumlah 4 orang, dalam perkembangan terakhir tersisa 2 orang.
“Sampai hari ini negatif covid-19 ada dua orang, artinya semula kasus empat jumlahnya berkurang di Salatiga."
"Tetapi, ODP bertambah 2 orang jadi 66 sementara, dan ada laporan lagi PDP bertambah baru saja masuk siang ini."
• Penanganan Corona di Indonesia, Apa Beda ODP, PDP, dan Suspect Covid-19? Berikut Penjelasannya
• Bangunan Milik PDAM Salatiga Jebol Diterjang Banjir Bandang, Pelanggan Keluhkan Air Jadi Keruh
• Corona Semakin Meluas, Jokowi Tetap Kesampingkan Lock Down dan Pilih dan Instruksikan Opsi Ini
• Ganjar Geram Hoaks Soal Corona di Medsos Marak: Bercanda Tidak Seperti Itu!
"Persisnya berapa saya belum monitor,” terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (19/3/2020)
Menurut Zuraidah, PDP Covid-19 semula empat orang menjadi 2 pasien dalam penanganan medis dari petugas di Rumah Sakit Paru Dr Ario Wirawan (RSPAW) dinyatakan negatif termasuk seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea yang tengah studi di Kota Salatiga.
Ia menambahkan, sedangkan PDP yang sekarang masih menjalani perawatan secara intensif berjumlah 3 orang.
Mereka, diduga tertular virus Corona ketika berwisata ke Bali, Borobudur, dan bekerja diluar negeri.
"Seluruh pasien dalam pengawasan (PDP) sekarang masih diisolasi di Rumah Sakit Paru Dr Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga," katanya
Dikatakannya, seluruh pasien sekarang yang diduga terjangkit virus corona baik yang berstatus ODP maupun PDP akan diobservasi selama 14 hari.
• Krisdayanti Nekat Liburan ke Luar Negeri, Yuni Shara: Karena Corona Saya Khawatir
• Bupati Banyumas Turun Jalan Bagikan 1.000 Hand Sanitizer: Jangan Sentuh Muka Jika Tangan Tak Steril
• Muatan Peti Kemas Ambrol, Saat Truk Berbelok ke Jalan Ronggowarsito Semarang
• Kerajaan Arab Saudi Minta Menag Tunda Seluruh Kontrak Berkait Pelaksnaan Ibadah Haji 2020 Ditunda
Khusus, pasien ODP mereka diharuskan melakukan isolasi mandiri dirumah.
Terkait mewabahnya virus Corona Pemkot Salatiga telah melakukan langkah penanganan virus covid 19 dengan membentuk gugus tugas dan menerbitkan surat edaran terkait percepatan penanganan covid 19.
Kemudian, Pemkot Salatiga juga menyiapkan RSUD Salatiga sebagai rujukan penanganan pasien terduga corona lini dua. (ris)