Breaking News:

Teror Virus Corona

Kerajaan Arab Saudi Minta Menag Tunda Seluruh Kontrak Berkait Pelaksnaan Ibadah Haji 2020 Ditunda

Kerajaan Arab Saudi Minta Menag Tunda Seluruh Kontrak Berkait Pelaksnaan Ibadah Haji 2020 Ditunda

Editor: yayan isro roziki
AFP/ABDEL GHANI BASHIR
Suasana di Masjidil Haram dan sekitar Kabah yang tampak sepi, yang dsterilkan pemerintah Arab Saudi guna mengantisipasi penyebaran virus corona. 

Kerajaan Arab Saudi Minta Menag Tunda Seluruh Kontrak Berkait Pelaksnaan Ibadah Haji 2020 Ditunda

TRIBUNBANYUMAS.COM -  Dampak wabah corona di Arab Saudi sukup serius. Musababnya, sepanjang tahun negara ini menjadi tujuan ibadah umroh bagi umat Islam dari seluruh dunia.

Sementara, mengantisipasi tersebarnya virus corona secara masif di negara yang berada di semenanjung arabia ini, pemerintah kerajaan setempat menyetop visa umroh, hingga batas sepanjang tahun atau waktu yang belum ditentukan.

Pun demikian, hingga saat ini belum ada kepastian dari pihak berwenang terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 2020 (1441 Hijriyah).

Kabar terbaru, Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah mengirim surat yang ditujukan kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Fachrul Razi, tentang permohonan untuk menunggu (bersabar) dalam menyelesaikan kewajiban baru, hingga ada kejelasan soal wabah virus corona.

Masjid Raya Cilodong Hentikan Sementara Pelaksanaan Salat Jumat dan Salat Berjamaah

Dewan Pimpinan MUI, Masduki Baidlowi: Fatwa Soal Larangan Salat Jumat Tepis Pemikiran Konspiratif

Presentase Kematian Covid-19 di Indonesia Dua Kali Lipat Lebih Tinggi Dari Kasus Kematian Global

Wali Kota Solo Rudy: Status KLB Corona akan Dievaluasi Minggu Depan

Dalam surat tersebut dijelaskan Delegasi Urusan Haji Indonesia atau Kantor Urusan Haji (KUH) Indonesia yang berada di Arab Saudi, perlu melakukan perjanjian kontrak secara detail untuk pelayanan dan perumahan, transportasi (udara dan darat) bagi para Jemaah Haji tahun 1441 H.

Namun, sehubungan dengan perkembangan wabah virus corona, serta berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan untuk menerapkan standar kehati-hatian yang tinggi hingga memblokade virus dan penularannya secara regional dan internasional, serta  untuk menjaga kesehatan pengunjung Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Atas dasar tersebut, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi meminta kepada Menteri Agama Republik Indonesia agar menginstruksikan Kantor Urusan Haji Indonesia di Arab Saudi untuk menunggu (bersabar), soal penyelesaian kewajiban berkaitan dengan ibadah haji tahun 1441 H.

KLB Corona, MUI: Warga Boleh Tinggalkan Salat Jumat dan Menggantinya. Simak Penjelasannya . . .

Surat tersebut ditandatangani Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi, Mohammad Bin Saleh Bin Taher Benten.

Hingga berita ini diturunkan pada Kamis, (19/3/2020) pagi, redaksi Tribunnews.com, masih berusaha menghubungi pihak Kementerian Agama Republik Indonesia untuk mendapatkan tanggapan dari surat tersebut. 

Sebagaimana diketahui, Kemenag hingga saat ini masih terus melakukan persiapan pelaksanaan ibadah haji 2020. Bahkan hari ini adalah hari pertama dibukanya pelunasan pembayaran biaya pelaksanaan haji.

Kemenag juga terus melakukan rekrutmen petugas haji baik untuk petugas di level daerah maupun petugas haji di level nasional atau PPIH Arab Saudi. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Arab Saudi Surati Menag Fachrul Razi Minta Seluruh Kontrak Layanan Haji Ditunda 

Kisah Almarhum H Supono Mustajab, Penolong Sumanto di Purbalingga, Sopir Penabrak Masih Diburu

Mahasiswa Unnes Positif Corona, Kepala Humas Angkat Bicara

Saat Gula Langka, Pria di Cilacap Diringkus Polisi Karena Oplos Gula Industri dan Konsumsi

Bukan Hasil Rekayasa Genetika, Begini Hasil Penelitian Ahli Soal Asal-usul Virus Corona

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved