Berita Tegal

Virus Corona Merebak, Wisuda Universitas Pancasakti (UPS) Tegal Ditunda

Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, menunda pelaksanaan wisuda periode genap tahun akademik 2019/2020

Tribunbanyumas.com/ Fajar Bahruddin
Suasan Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, pada Senin (16/3/2020). Kampus tampak sepi dari aktivitas lalu- lalang mahasiswa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL- Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, menunda pelaksanaan wisuda periode genap tahun akademik 2019/2020 yang mulanya akan berlangsung pada, Sabtu 21 Maret 2020.

Kebijakan tersebut tertera dalam Surat Edaran Rektor No 504/K/B-2/UPS/III/2020, sebagai upaya pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) dalam satuan pendidikan.

Selain itu perkuliahan secara tatap muka pun digantikan dalam bentuk daring, sejak Senin (16/3/2020) sampai Sabtu (28/3/2020).

Humas UPS Tegal, Agus Riyanto mengatakan, kebijakan tersebut ditetapkan oleh pimpinan, pada Minggu (15/3/2020), sebagai langkah antisipasi pencegahan virus corona atau Covid-19.

Berikut Prakiraan Cuaca Purwokerto, Rabu 18 Maret 2020 - Hujan: Siang Ringan, Malam Sedang

Resmi! UEFA Undur Pelaksanaan Euero 2020 Diundur Setahun. Digelar Juni - Juli 2021

Update Virus Corona 18 Maret di Indonesia 172 Infeksi 7 Meninggal 9 Sembuh, Jateng Peringkat 3

Kisah Gadis Tasikmalaya Foto Bugil Tersebar di Medsos Karena Pacar Dunia Maya

Sekaligus merespon secara cepat intruksi Presiden RI, Gubernur Jawa Tengah, dan Wali Kota Tegal.

"Wisuda ditunda sampai waktu yang tidak bisa ditentukan. Tapi itu untuk seremonialnya saja. Untuk ijazah, transkrip nilai, SKPI, bisa diambil pada 6 April 2020," kata Agus kepada tribunjateng.com, Senin (16/3/2020).

Agus mengatakan, perkuliahan secara daring menyesuaikan kesepakatan antara dosen dan mahasiswa.

Ada yang memakai google classroom, facebook grup, dan sebagainya.

Ini Daftar Milarder Indonesia yang Kekayannya Berkurang Akibat Corona Menurut Bloomberg

Akibat Corona, Kunjungan ke Lapas Nusakambangan Cilacap Dilarang

Berikut Jadwal Acara TV di Trans TV, RCTI, SCTV, GTV, Indosiar, ANTV dan MNC TV, Rabu 18 Maret 2020

Pemilik PT Djarum Kehilangan Rp 71,3 Triliun, Disebut Dampak Virus Corona

Ia menyampaikan, meski melalui daring, capaian pembelajaran tidak dilupakan.

Semua tetap terukur dan menggunakan sistem nilai yang jelas.

"Perkuliahan daring senyamannya dosen. Yang penting capaian pembelajaran tercapai. Nanti tetap akan kami evaluasi," jelasnya. (fba)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved