Breaking News:

Berita Banjarnegara

Objek Wisata Dieng Ditutup Sementara, Berlaku Hingga 29 Maret

Objek Wisata Dieng ditutup sementara untuk pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Istimewa
Wisatawan kunjungi Candi Arjuna Kawasan Dieng, Kabupaten Banjarnegara. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Objek Wisata Dieng ditutup sementara untuk pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Kepala UPTD Dieng Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Banjarnegara, Aryadi Darwanto mengatakan, penutupan objek wisata Dieng berlaku mulai Selasa (17/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020).

Menurut Aryadi, keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan bersama pihak terkait, semisal Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah.

Astagfirullah, Pasien Asal Desa Mambak Terlantar, Meninggal di Parkiran RSUD RA Kartini Jepara

Ini Kondisi Terkini Lima Pasien Pengawasan Virus Corona RSUD Margono Soekarjo Purwokerto

Ganjar Gratiskan Warga yang Mau Tes Virus Corona, Ini Daftar Tujuh RS Milik Pemprov Jateng

Pemilik RSKJ Mustajab Purbalingga Meninggal, Diseruduk Mobil Bak Terbuka, Sopir Menghilang

"Ditutup dalam rangka pencegahan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (17/3/2020).

Tetapi tidak semua objek wisata di Dieng ditutup.

Sementara, kebijakan penutupan itu baru berlaku di objek wisata Zona 1 meliputi Candi Arjuna, Kawah Sikidang, dan Museum Kaliasa.

Adapun objek wisata Dieng di Zona 2 yang dikelola Pemkab Banjarnegara semisal Telaga Merdada, Sumur Jalatunda, dan Kawah Sileri belum resmi ditutup.

Di zona tersebut masih menunggu keputusan lebih lanjut.

Aryadi mengatakan, meski objek wisata ditutup, pegawai yang biasa bertugas di objek wisata tidak diliburkan.

Mereka masih aktif berangkat kerja, meski tidak ada pelayanan ke pengunjung.

Masa penutupan ini dimanfaatkan pihaknya untuk melakukan penataan dan perbaikan objek wisata.

"Pekerjanya tidak libur. Kami manfaatkan untuk penataan dan perbaikan kerusakan," katanya.

Sebelum ditutup, pihaknya sudah melakukan antisipasi penyebaran corona di objek wisata.

Pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas setempat untuk menyemprot lokasi yang rentan dihinggapi kuman.

Seperti di loket hingga benda-benda yang biasa dipegang pengunjung. (Khoirul Muzakki)

Cegah Virus Corona Bisa Dimulai Diri Sendiri, Ikuti Panduan WHO Berikut Ini

Tiga Desa di Kecamatan Jeruklegi Bakal Dilintasi Tol Pejagan-Cilacap, Exit Tol di Sumingkir

SKB CPNS Ditunda? Kalau Jadwalnya Mulai 25 Maret, Simak Penjelasan Lengkap BKN

Kalau Ada Petugas Mau Semprot Disinfektan di Rumah, Lapor Pak RT, Bisa Jadi Cuma Kedok Penipuan

Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved