Berita Boyolali

Jalur Pendakian Gunung Merbabu Ditutup Sementara, Berlaku Mulai Malam Ini

Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) menutup sementara seluruh tempat wisata alam dan jalur pendakian, berlaku 14 hari ke depan.

Editor: deni setiawan
KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
Ilustrasi - Pendaki melewati jalur pendakian Selo di Gunung Merbabu, Jawa Tengah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BOYOLALI - Berlaku mulai Minggu (15/3/2020), aktivitas pendakian ke Gunung Merbabu ditutup sementara.

Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) menutup sementara seluruh tempat wisata alam dan jalur pendakian.

Penutupan tersebut selama 14 hari.

Penutupan sementara ini untuk antisipasi dan kesiapan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Ganjar Gratiskan Warga yang Mau Tes Virus Corona, Ini Daftar Tujuh RS Milik Pemprov Jateng

RSUD Margono Purwokerto Masih Tangani Dua Pasien Pengawasan, Rujukan Asal Cilacap dan Banjarnegara

Konser Didi Kempot Ditunda, Sekda: Termasuk Seluruh Agenda Hari Jadi Kabupaten Cilacap

Pesan Pelatih Liverpool Banjir Pujian, WHO: Juergen Klopp Tanpa Sadar Sudah Tunjukkan Belas Kasih

Kepala Sub Bagian Tata Usaha BTNGMb, Johan Setiawan mengatakan, penutupan sementara tempat wisata alam dan jalur pendakian terhitung mulai Minggu (15/3/2020), pukul 18.00.

Hal ini menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor:440/0005942 pada 14 Maret 2020.

Yakni tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di tempat-tempat umum.

"Penutupan sementara jalur pendakian kita mulai hari ini pukul 18.00."

"Semua jalur pendakian kami tutup sementara," kata Johan saat dikonfirmasi melalui Kompas.com, Minggu (15/3/2020) malam.

Johan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan forum koordinasi pimpinan daerah setempat terkait penutupan sementara tempat wisata alam dan jalur pendakian di kawasan Gunung Merbabu.

"Sementara kami tutup selama 14 hari. Mudah-mudahan Corona bisa segera dikendalikan dan tidak semakin meluas," kata Johan.

Penutupan sementara ini menurutnya untuk menghindari pertemuan dan kerumuman orang di tempat publik.

Johan menyampaikan, penutupan sementara ini bisa diperpanjang maupun sebaliknya.

Tergantung dari situasi dan kondisi perkembangan persebaran Covid-19.

"Kami akan melakukan evaluasi dan mengambil kebijakan lebih lanjut dengan memperhatikan perkembangan persebaran Covid-19 ke depan," kata Johan. (*)

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved