Jumat, 8 Mei 2026

Berita Purbalingga

Dinas Ketahanan Pangan Jateng Cek Kadar Pestisida Sayuran di Pasar Segamas, Begini Hasilnya

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah melakukan pengecekan sayuran yang dijual di Pasar Segamas Kabupaten Purbalingga, Kamis (12/3/2020).

Tayang:

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah melakukan pengecekan sayuran yang dijual di Pasar Segamas Kabupaten Purbalingga, Kamis (12/3/2020).

Pengecekan yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan (Distangan) untuk mengetes residu pestisida yang menempel di sayuran.

Ada beberapa sayuran yang dijadikan sample pengetasan yaitu tomat, lombok, brokoli, kol, dan kubis.

Kasi pengawasan dan keamanan pangam (Distangan), Agus Mugio menuturkan pemeriksaan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setahun sekali.

Tahun ini pihaknya akan melakukan pengawasan di 35 kabupaten Kota.

"Ada 500 sample yang diperiksa. Untuk saat ini jadwalnya di Kabupaten Purbalulingga," ujarnya.

Duet Hari Nur Bruno Silva Kembali, Simak Daftar 20 Pemain yang Dibawa PSIS Menjamu Arema di Magelang

Paman dan Keponakan Ditangkap di Alun-alun Banjarnegara, Kapolres: Mereka Hendak Transaksi Sabu

Prostitusi Online Kaum Gay di Semarang Dibongkar, Gunakan Twitter Tawarkan Jasa Pijat Jadi Modus

PSCS Cilacap Minta Maaf, Launching Tim Digelar Sederhana, Sutikno: Harap Dimaklumi

Menurut dia ada 15 jenis sayuran dilakukan pengetesan.

15 jenis sayuran yang dites mempunyai tingkat produksi tinggi dalam kurun tiga tahun terakhir.

"Jadi sayuran yang dites diindikasi terdapat residu pestisida," tuturnya.

Dikatakannya, bahaya residu pestisida tidak bisa langsung dirasakan.

Residu terlihat baru bisa diketahui sekitar setahun hingga dua tahun.

"Residu pestisida ini membahayakan. Apabila orang memakan sayuran bisa sakit perut," ujarnya.

Menurutnya, hasil pemeriksaan menujukkan sayuran yang ada pasar Segamas negatif residu.

Dia mengklaim sayuran yang di pasar Segamas aman untuk dikonsumsi.

"Negatif itu tidak terdeteksi adanya residu pestisida," tuturnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved