Berita Purbalingga
Sedang Beraktifitas Menambang, Dua Dump Truck Terjebak di Sungai Serayu
Dua dump truk pengangkut pasir terjebak di bantaran sungai Serayu tepatnya di penambangan pasir di desa Karangcengis Kecamatan Bukateja, Purbalingga.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Rival Almanaf
TRIBUNBANYUMAS.COM,PURBALINGGA - Dua dump truk pengangkut pasir terjebak di bantaran sungai Serayu tepatnya di penambangan pasir di desa Karangcengis Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga.
Dua dump truk terjebak karena sungai Serayu meluap dan menggenang area penambangan yang dikelola perangkat desa.
Dump truk tersebut berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.30 dengan cara ditarik.
Ahmad Sunarto adalah satu di antara sopir yang truknya terjebak di bantaran sungai Serayu.
Truk terjebak banjir sekitar pukul 05.30.
• Miliarder Ini Tinggal Bersama Empat Istri Dalam Satu Rumah, Sebulan 40 Kali Berhubungan Badan
• Ditinggal Takziah, Dana BOS SMP Rp 150 Juta Raib, Pelaku Ditangkap di Cilacap
• Pernyataan Pemerintah Berseberangan dengan Pasien Positif Corona, Simak Beberapa Rangkumannya
• Facebook Ikut Perangi Corona, Begini Caranya Menurut CEO Mark Zuckerberg
"Truk waktu itu lagi parkir terus tiba-tiba banjir. Saat kejadian saya masih berada di rumah, "ujarnya Kamis (5/3/2020).
Ahmad mengaku truknya rusak saat kejadian tersebut. Truknya sempat tergenang air saat berada di area penambangan.
"Truknya mogok dan harus ditarik, " tutur dia.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Muhammad Umar Foazi mengatakan ada 15 truk yang berada pinggir sungai Serayu.
Namun sopir dari 13 truk cepat melakukan evakuasi setelah mendapat kabar debit air sungai Serayu meninggi.
"Namun sopir dari dua truk tinggal di Kecamatan Purbalingga maka terlambat mengevakuasi.
Saat saya ke sini etengah badan truk sempat terendam air," tuturnya.
• Mayat Perempuan Tergeletak di Dekat Hotel Bintang 4. Tanpa Atasan, Ditutupi Plastik dan Sprei Hijau
• Wali Kota Semarang: Penolakan Bersandarnya Kapal Pesiar Demi Keselamatan Warga Dari Infeksi Corona
• Dampak Virus Corona Kapal Pesiar Angkut Ratusan Turis Mancanegara Dilarang Turun di Tanjung Emas
• Mahasiswa UMP Purwokerto Turun ke Jalan, Kampanye Lawan Virus Corona
Menurutnya debit air meningkat saat pukul 03.00.Truk dievakuasi saat debit air menurun. Pihaknya meminta bantuan kepolisian untuk mengevakuasi truk yang terendam.
"Truk sudah dari sore berada di bantaran sungai untuk antre ambil pasir," tuturnya. (rtp)