Teror Virus Corona
Seantero Jatim Geger 65 Pasien Dinyatakan Suspect Corona, PMI Sebut Itu Salah Ketik
Surat edaran yang dikeluarkan Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur mendadak viral di grup WhatsApp dan menggegerkan masyarakat.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SURABAYA - Surat edaran yang dikeluarkan Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur mendadak viral di grup WhatsApp dan menggegerkan masyarakat.
Pasalnya surat edaran tersebut menyebut ada 65 orang suspect virus corona di Jawa Timur, dengan rincian asal daerahnya.
Surat tertanggal 3 Maret itu perihal Tindakan Penyebaran Virus Corona yang diperuntukkan ke Ketua PMI se-Jawa Timur.
Dalam surat tersebut, masing-masing Ketua PMI se-Jawa Timur diminta melakukan monitoring dan pendampingan.
• Kepala Puskesmas Ini Minta Rp450 Juta untuk Loloskan Peserta Tes Fakultas Kedokteran, Akhirnya. . .
• Kisah Gadis Bibir Sumbing Dibuang Orang Tua Kandung, Setelah Dewasa Justru Cantik dan Sukses
• Sebulan Rp 100 Ribu, Insentif Guru Agama di Jawa Tengah
• Kodok dan Wedhus Ditangkap Polisi, Pesan Narkoba Via Online, Ngakunya Mau Dipakai Sendiri
Atas beredarnya surat itu, Sekdaprov Jatim Heru Cahyono, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Herlin Ferliana, Wakil Ketua PMI Jawa Timur Ariyati, dan Ketua Dewan Kehormatan PMI Jatim Harsono melakukan klarifikasi di kantor PMI Jatim, Kamis (5/3/2020).
Herlin mengatakan, ada salah tulis pada kata-kata "suspect" di surat tersebut.
"Kami mohon maaf ada kesalahan penulisan redaksi," kata Herlin kepada wartawan, Kamis.
Menurut Herlin, seharusnya surat tersebut tidak mencantumkan kata-kata "suspect", karena pengertian suspect adalah orang yang terindikasi terjangkit.
• Ponpes di Kebumen Terendam Banjir, Santriwati Justru Asyik Selfie
• Bijaklah Saat Berwisata, Berikut Lima Destinasi Rusak Setelah Fotonya Viral di Media Sosial
• Polisi Jual 72.000 Masker Sitaan Langsung ke Masyarakat. Dihargai Rp400 Per Lembar
• Petani Purbalingga Khawatir Lahannya Tergerus Pertambangan Serayu, Pemilik Enggan Menjawab Soal Izin
"Sementara 65 orang yang disebut dalam surat tersebut dinyatakan sehat oleh Kementerian Kesehatan.
Mereka adalah mahasiswa yang dipulangkan dari Wuhan dan sudah dikarantina selama 14 hari di Pulau Natuna," jelasnya.
Sekdaprov Jatim Heru Cahyono mengaku sudah merevisi surat tersebut dengan menghilangkan kata-kata suspect yang disebutnya menimbulkan kegaduhan dan kepanikan.
"Sekarang semuanya sudah clear dan sudah tidak ada lagi kabar yang menimbulkan kepanikan," ujar dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Surat Edaran Sebut 65 Warga Jatim Suspect Corona, PMI: Salah Ketik, Mereka Semua Sehat",