Breaking News:

Berita Pendidikan

Sebulan Rp 100 Ribu, Insentif Guru Agama di Jawa Tengah

Insentif untuk guru agama pada 2020 mengalami peningkatan jumlah penerima dibandingkan pada 2019.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemprov Jawa Tengah menganggarkan bantuan dana insentif untuk guru agama sekira Rp 253 miliar pada tahun ini.

Insentif tersebut akan diberikan kepada guru agama informal seperti pondok pesantren, Madrasah Diniyah, sekolah Minggu untuk Kristen dan Katolik, Budha (Vijjalaya), maupun Hindu (Pasraman).

Kepala Biro Kesra Setda Jateng, Imam Maskur menuturkan, insentif untuk guru agama pada 2020 mengalami peningkatan jumlah penerima dibandingkan pada 2019.

Pelantikan Perangkat Desa Bertarif, Capai Rp 80 Juta, Polres Purbalingga: Sisa Uang di Laci Kades

Kodok dan Wedhus Ditangkap Polisi, Pesan Narkoba Via Online, Ngakunya Mau Dipakai Sendiri

Konsultasi Soal Virus Corona? Hubungi Dokter RSUD Margono Purwokerto, Ini Nomor Teleponnya

Ditinggal Takziah, Dana BOS SMP Rp 150 Juta Raib, Pelaku Ditangkap di Cilacap

"Program yang baru diselenggarakan pada 2019 ini sedang terus dilaksakanan sosialisasi dan identifikasi."

"Sehingga, data jumlah penerima selalu naik turun," kata Imam kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (4/3/2020).

Ada penambahan signifikan jumlah guru agama penerima sebanyak 40.324 orang pada 2020.

Pada 2019, tercatat ada sebanyak 171.131 sementara pada 2020 menjadi 211.455.

Alokasi anggaran dana insentif untuk guru agama pada 2020 yakni sebanyak Rp 253,246 miliar.

Sehingga perorang mendapatkan Rp 1,2 juta pertahun.

Pada 2019 alokasi anggaran insentif hanya sebanyak Rp 205,657 miliar.

"Sistem pencairan ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru tiap tiga bulan selama setahun."

"Atau Rp 300 ribu di tiap kali transfer," jelas mantan Camat Kedungbanteng Kabupaten Tegal itu.

Pemberian insentif, lanjutnya, merupakan upaya Pemprov Jateng dalam peningkatan pelayanan pendidikan di bidang keagamaan. (Mamduh Adi)

Tiga Desa di Kecamatan Jeruklegi Bakal Dilintasi Tol Pejagan-Cilacap, Exit Tol di Sumingkir

Masih Tunggu Hasil Jakarta, Ini Kondisi Terkini Empat Pasien Terduga Suspect Corona di Banyumas

Mahasiswa UMP Purwokerto Turun ke Jalan, Kampanye Lawan Virus Corona

Sungai Serayu Meluap, Rumah Warsinah Kebanjiran: Baru Kali Ini Lama Surutnya

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved