Teror Virus Corona
Konsultasi Soal Virus Corona? Hubungi Dokter RSUD Margono Purwokerto, Ini Nomor Teleponnya
Pemprov Jateng saat ini membuka layanan sambungan cepat atau hotline bersama rumah sakit yang dikelola pemerintah terkait wabah virus tersebut.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
RSJD Surakarta: Joko Mulyono - 08112888905
RSJD Dr Amono Gondohutomo Semarang: Sumarhendro - 081252886866
RSUD Tugurejo Semarang: dr Nugroho - 0821 3388 5227, Dr Dyah Turunsih- 0821 3388 5231
• Dinkes Banjarnegara: Tolong Laporkan Kami, Kalau Ada Warga Seusai Pulang dari Luar Negeri
• Masih Tunggu Hasil Jakarta, Ini Kondisi Terkini Empat Pasien Terduga Suspect Corona di Banyumas
• Sungai Serayu Meluap, Rumah Warsinah Kebanjiran: Baru Kali Ini Lama Surutnya
• Beredar Video Penangkapan Tersangka Pembunuh Grab kudus, Begini Kata Polisi
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan, jika ada warga yang merasakan tidak enak badan disertai batuk, demam, dan flu, diimbau agar segera periksa ke dokter.
Terlebih jika pernah melakukan kontak dengan warga negara asing.
Untuk kasus seperti itu, rumah sakit rujukan telah menerapkan prosedur perawatan.
"Kalau malu atau tidak bisa ke rumah sakit sendiri, tinggal telepon rumah sakit, nanti akan yang jemput," tegas Ganjar.
Pasien Sudah Membaik
Sementara itu, kondisi empat pasien terduga suspect virus corona di dua rumah sakit di Kabupaten Banyumas sudah membaik.
Seperti diketahui, keempat pasien tersebut masing-masing dua dirawat intensif atau berstatus pasien dalam pengawasan, di Ruang Isolasi RSUD Banyumas dan RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto.
Mereka terpaksa dirujuk karena mengalami gejala demam selepas pulang dari luar negeri.
"Kedua pasien saat ini dalam keadaan baik."
"Hanya tinggal menunggu hasil pemeriksaan spesimen dari Jakarta," ujar Direktur RSUD Prof Dr Margono Soekarjo, Tri Kuncoro saat dihubungi TribunBanyumas.com, Kamis (5/3/2020).
Spesimen dari kedua pasien sudah dikirim ke Litbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Hasilnya itulah yang akan memastikan pasien benar terinfeksi virus corona atau tidak.