Teror Virus Corona
Dua TKW Terduga Suspect Virus Corona di Banyumas, Perlu Moratorium Pekerja Migran Indonesia?
BP2MI belum moratorium terkait pengiriman pekerja migran ke sejumlah negara terdampak virus corona (Covid-19).
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
Dua Pasien Rujukan
Bertambahnya satu pasien, sehingga total ada dua pasien diduga terjangkit suspect virus corona dirujuk ke RSUD Banyumas.
Pasien sebelumnya adalah seorang pekerja migran Indonesia atau seorang tenaga kerja wanita berusia 44 yang baru saja pulang dari Hongkong.
"Yang bersangkutan adalah seorang TKW, baru saja pulang dari Hongkong pada 6 hari lalu."
"Telah dilakukan pengambilan usapan swap (air liur) dan dikirim ke Jakarta hari ini."
"Ini hanya tinggal menunggu hasilnya dalam 14 hari ke depan," ujar Bupati Banyumas, Achmad Husein kepada TribunBanyumas.com, Selasa (3/3/2020).
Pasien tersebut diinformasikan sudah berada di kediamannya selama enam hari ini.
Terduga memiliki gejala demam, flu, mual, dan muntah tetapi belum ada gejala gangguan pernapasan.
Kemudian terduga dibawa ke salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Banyumas.
Setelah dari rumah sakit swasta, barulah dirujuk ke Ruang Isolasi RSUD Banyumas.
Mendengar adanya terduga indikasi suspect virus corona di wilayahnya, tenaga kesehatan coba melakukan penelusuran dan pendataan.
Suspect corona tersebut terindentifikasi setelah tim Public Safety Center (PSC) Dinkes Kabupaten Banyumas melakukan pengecekan dan penyisiran di rumah sakit atas perintah Bupati Banyumas.
Tim PSC inilah yang melakukan penyisiran terkait jika ada warga yang diketahui baru saja berasal dari negara-negara outbreak.
"Setelah dicek oleh tim PSC, ternyata ada satu yang terindikasi suspect virus corona," ujar Achmad Husein.
Bupati pun memerintahkan untuk tim menyebarkan informasi dan edukasi kepada nasyarakat terkait virus corona atau Covid-19 tersebut.
Bahkan diminta pula untuk dibuat leaflet atau selebaran. (Permata Putra Sejati)
• BERITA LENGKAP - TKW Dirujuk ke RSUD Banyumas, Pulang dari Hongkong, Bupati Perintahkan Ini
• Kisah Guru SLB di Semarang, Bikin Lukisan Berbahan Limbah Tutup Botol, Sejam Bisa Hasilkan 20 Karya
• Cerita Dosen Undip Ciptakan Masker Herbal, Diklaim Bisa Memfilter Polusi Udara
• Siapapun Masuk Istana Wajib Diukur Suhu Tubuhnya, Termasuk Menteri Sebelum Ketemu Presiden
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/moratorium-pekerja-migran.jpg)